Musrenbang dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2027 Desa Blang Kuta. – Laman 2 – Sinarsergai
AcehDaerah

Musrenbang dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2027 Desa Blang Kuta.

×

Musrenbang dan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2027 Desa Blang Kuta.

Sebarkan artikel ini

 

Memasuki agenda inti, peserta rapat melaksanakan perankingan usulan hasil Musyawarah Desa tingkat dusun yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Seluruh dusun dan masyarakat Desa Blang Kuta dan usulan dibahas secara terbuka melalui musyawarah dan mempertimbangkan tingkat urgensi, manfaat, serta kemampuan pendanaan yang tersedia. Hasil perankingan tersebut kemudian disepakati sebagai usulan prioritas pembangunan desa’ paya dua untuk tahun perencanaan berikutnya.

 

 

Selama proses musyawarah berlangsung, peserta aktif memberikan masukan, saran, serta tanggapan terhadap berbagai usulan pembangunan. Diskusi berjalan dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan sehingga menghasilkan keputusan yang merupakan kesepakatan bersama demi kemajuan desa Blang Kuta.

 

Setelah seluruh agenda Musrenbang selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Musyawarah oleh para pihak yang berwenang sebagai bentuk pengesahan atas hasil kesepakatan rapat.

 

 

Agenda berikutnya adalah Rembuk Stunting. Materi pertama disampaikan oleh narasumber dari bidan desa, yang menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru stunting di desa’ Blang Kuta Dalam pemaparannya dijelaskan berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan balita secara rutin, peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di desa.

 

 

Selanjutnya, materi disampaikan yang menjelaskan peran kader dalam melakukan pendampingan keluarga berisiko stunting, pemantauan tumbuh kembang balita, edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.

 

Materi terakhir disampaikan oleh bidan desa Kecamatan Peudawa Dalam paparannya dijelaskan berbagai program Musrenbang dan rembuk stunting yang mendukung percepatan penurunan stunting, mulai dari edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan keluarga, pembinaan calon pengantin, hingga pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *