Nixon menambahkan, BTN kini tengah fokus menggarap empat sektor potensial di luar perumahan, yaitu pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan pemerintah daerah (pemda).
”Keempat sektor ini memiliki market yang besar di Indonesia dan akan menjadi karakter pengembangan bisnis BTN ke depan,” tegasnya.
Dorong Transformasi Layanan Non-JKN
Sementara itu, Direktur Utama RSUP Prof I.G.N.G Ngoerah, dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes., menyambut positif kemitraan ini. Menurutnya, pengembangan layanan wellness dan estetika merupakan bagian dari strategi transformasi rumah sakit untuk menjangkau pasien di luar skema JKN (BPJS Kesehatan).
”Kami sangat yakin dengan modal yang kami miliki, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana prasarana, RSUP Ngoerah sangat mungkin mengembangkan layanan yang mampu bersaing hingga tingkat internasional,” jelas dr. Sukadarma.
Selain kerja sama layanan perbankan dan pembiayaan, dr. Sukadarma juga mengapresiasi dukungan BTN berupa penyediaan fasilitas ambulans serta akses layanan priority banking bagi jajarannya. Pihaknya berharap sinergi ini dapat mewujudkan pengelolaan keuangan rumah sakit yang makin modern, transparan, dan efisien.(rel)













