ACEH TIMUR.Sinarsergai.com-Bupati Aceh Timur Iskandar UsmanAlfarlaki,S.H.I.,M.Si. menghadiri Muzakarah Ulama Ke 9 Di Keude Dua dan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 M/1448 H di Kompleks Dayah Abu Keude Dua Gampong Keude Dua Kecamatan Darul Iksan Aceh Timur Minggu (18/19/2026).
Muzakarah tersebut mempertemukan para ulama dari berbagai daerah di Aceh untuk membahas sejumlah persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat. Kegiatan yang bertepatan dengan 16 Rabiul Akhir 1448 H itu terbuka untuk masyarakat umum.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaki Muzakarah menjadi forum keilmuan bagi para ulama untuk mengkaji berbagai persoalan umat dengan merujuk pada khazanah keislaman, termasuk fikih, tauhid, tasawuf dan bidang ilmu keislaman lainnya.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaki Pada Muzakarah Ulama Ke 9 ini, mengusulkan agar kegiatan tersebut dibuat suatu himpun dan dibukukan melalui Koordinasi Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Timur.
Kehadiran Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaki dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan tradisi keilmuan dan silaturahmi ulama di Aceh.
Muzakarah juga menjadi ruang bagi para ulama untuk bertukar pandangan serta melakukan kajian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat berdasarkan sumber dan khazanah keislaman.
Sejumlah ulama yang hadir dalam mengisi acara Muzakarah diantara Drs.Abi H.M.Daud Hasbi M.Ag. H. Muhammad Amin Daud atau Ayah Cot Trueng, Abi Abdul Gani Rasyid atau Abi Blang Balok,Serta Abon H.Muhammad Jamal atau Abu Gaseh.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, pemerintah, tokoh masyarakat dan berbagai elemen lainnya dalam membahas persoalan umat.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaki berharap tradisi muzakarah dan forum keilmuan semacam ini terus dipelihara sebagai bagian dari khazanah Islam di Aceh. Pembahasan yang dilakukan para ulama diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menyikapi berbagai persoalan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.














