“Sejauh ini, Dispora kemarin ada menyurati kita untuk permintaan data tim. Namun, dalam surat itu tidak ada menyangkut peralatan pertandingan maupun kebutuhan lainnya. Untuk pemusatan latihan juga belum ada kejelasan,” ujar Adol.
Kondisi tersebut membuat pihaknya belum dapat memastikan bagaimana persiapan atlet tinju Medan akan dilakukan menjelang Porprovsu.
Menurut Adol, pendataan atlet memang menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan kontingen. Akan tetapi, hal itu perlu diikuti dengan kejelasan mengenai dukungan anggaran, perlengkapan, dan program latihan agar atlet dapat menjalani persiapan secara optimal.
Ia berharap Pemerintah Kota Medan segera memberikan respons serta menyampaikan jadwal dan mekanisme persiapan yang akan dijalankan. Dengan demikian, pengurus cabor dapat menyesuaikan program pembinaan dan mempersiapkan atlet sesuai kebutuhan pertandingan.
“Harapan kita bisa bertemu dengan wali kota, ada tindak lanjut. Namun, sampai saat ini belum ada respons ataupun jadwal yang jelas, sehingga kita juga semakin pesimis,” pungkasnya.(rel)














