“Alasan saya mencalonkan diri tentu untuk pembenahan tata kelola organisasi yang belum maksimal serta menjaga marwah, profesionalisme, dan integritas PWI Sumut. Acuan organisasi itu AD/ART PWI dan Peraturan Organisasi (PO). Faktanya, masih banyak yang harus kita benahi,” kata Austin.
“Berdasarkan AD/ART PWI dan PO itu tadi, pelaksanaan konferensi bahkan seharusnya diundur karena masih ada pelanggaran. Kita harap PWI Pusat bisa menanggapi surat keberatan yang telah diajukan dan menunda pelaksanaan demi kebaikan bersama serta marwah organisasi,” lanjutnya.
Bila terpilih nanti, Austin juga akan menempatkan pengurus sesuai dengan kompetensi dan kualitas, bukan kuantitas maupun titipan. Dikatakan, kepengurusan juga akan kolaborasi tua-muda, bisa bekerja sama, dan ada keterwakilan kabupaten/kota.
Pada hari pertama, Austin menjadi satu-satunya balon Ketua PWI Sumut yang hadir mengambil formulir pendaftaran. Sebaliknya, Khairul Muslim dan Rizal Rudi Surya mengambil formulir sebagai balon Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumut. (sbl)














