Wadah Rumah Besar Jawa Sumatera Terbentuk – Sinarsergai
Blog

Wadah Rumah Besar Jawa Sumatera Terbentuk

×

Wadah Rumah Besar Jawa Sumatera Terbentuk

Sebarkan artikel ini

Medan, Sinarsergai.com-Untuk menyatukan  visi dan misi beberapa Paguyuban suku Jawa yang ada di Sumut sepakat untuk membuat wadah bersatunya orang  Jawa dengan nama Rumah Besar Jawa Sumatera dengan melakukan rapat pimpjnan paguyuban yang berlangsung di cafe Pandawa Jalan Sakti Lubis Medan, Selasa (8/3/2022) petang.

Rapat dihadiri pimpjnan Paguyuban Satgas Joko Tingkir Sumut Sukirmanto SH, Ketua  Pendawa Sumut  Ruslan, Ketua DIY, Benni, Ketua Dewan Pemibina Pujakesuma Brigjen TNI  (Purn) DR Ahwan Ismadi SH,Ketua Paguyuban Jawa Deli, Erwin

Dalam pertemuan itu disepakati untuk mengangkat Brigjen TNI (Purn) DR Ahwan Ismadi SH, sebagai Ketua Rumah Besar Jawa Sumatera yang terpusat di Sumut.

Dalam waktu dekat, Ketua Rumah Besar Jawa Sumatera akan membentuk susunan pengurus

Saat diwawancarai, Ketua Rumah Besar Jawa Sumatera  Brigjen TNI  (Pur) DR Ahwan Ismadi SH mengatakan tujuan terbentuknya Rumah Besar ini untuk menyatukan suku Jawa yang ada di Sumut ini sehingga harkat dan martabat suku Jawa bisa terangkat, apalagi sebagian besar suku Jawa hidup dalam kemiskinan.

“jadi kita berupaya untuk merubah kondisi itu untuk mencapai kesejahteraan sesuai yang kita inginkan sekaligus menyatukan visi dan misi, ujarnya 

Senada dengan Ahwan, Ketua Satgas Joko Tingkir Sumut, Sukirmanto SH mengatakan pertemuan ini selain untuk silaturahmi juga dimaksudkan untuk mempersatukan visi dan misi suku Jawa yang ada di Sumut agar lebih punya bargening sehingga suku Jawa bisa lebih berperan dalam membangun Sumut.

Terlebih lagi, ujar Sukirmanto, orang Jawa yang ada di Sumut ini punya jumlah signifikan  mencapai 48 persen dari populasi penduduk Sumut, sehingga ke depannya suku Jawa bisa menunjukan jatidirinya

Exif_JPEG_420

Sementara itu Ketua Pendawa Sumut Ruslan, mengatakan terbentuk wadah ini untuk mengumpulkan yang tercecer, berserak atau pun yang tertinggal

Banyak Paguyuban suku jawa namun berjalan sendiri sendiri, sehingga sulit mencapai tujuan, maka dari itu ego pribadi jangan dibawa, yang harus dibawa itu ego kebersamaan dan gotong royong, “ ini mungkin yang bisa membawa suku jawa itu bisa bersatu ke depannya, ujar Ruslan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *