ACEH TIMUR,Sinarsergai.com – Banjir yang melanda Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur, mengakibatkan akltvitas masyarakat terhenti dan terpaksa melakukan pengungsian dan mendirikan dapur umum untuk melaksanakan aktivitas memasak. Banjir ini kata Camat Banda Alam Iskandarsyah.SE.MAP,Minggu (9/10/2022), berawal dari curah hujan yang cukup tinggi melanda Kabupaten Aceh Timur, mulai Sabtu, (8/10/2022).
Sementara banjir yang terjadi di Kecamatan Banda Alam pertama sekali dialami masyarakat di Desa Jambo Reuhat, disusul Blang Rambong, Seuneubok benteng, Seunebok pangau, jalan Dua, Panton Rayeuk M, Panton Rayeuk T, Paya laman, uram jalan, Seuneubok Simpang dan tidak tertutup kemungkinan akan meluas.Papar Camat Banda Alama Iskandarsyah.SE.MAP, saat Apel kesiapan dalam penanganan banjir bersama dengan Kapolsek Banda Alam.
Disampaikan Camat, ada yang tidak terkena banjir langsung, namun semua warganya terisolir seperti desa yang juga melumpuhkan aktivitas masyarakat. Dari data yang diperoleh kata Camat, ada beberapa desa terdampak banjir lebih parah,
“Dampak Banjir yang terparah yakni, Desa Jambo Reuhat, Alur Kacang 20 KK, bukit Kawa 40 KK dan dusun Kaye lhe 37 KK dan jumlah 97 KK dari 166 KK dan 700 jiwa, dan sudah didirikan posko dapur umum di dua titik lokasi, untuk Gampong Blang Rambong,Snb.Benteng,Snb Pangau, Panton Rayeuk M, Jalan Dua,Uram Jalan, yang termasuk dalam kategori parah,” ujarnya.
“Untuk bantuan tanggap darurat kita pihak kecamatan Banda Alam/Muspika masih menunggu bantuan lanjutan dari BPBD Kabupaten Aceh Timur, dan saat ini kita telah merespon cepat dan segera menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat Banda Alam yang terutama di lokasi pengungsian yang telah mendirikan dapur umum, dan Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban banjir di sejumlah desa terdampak,” ungkap Camat..(zbn86)





