Medan, Sinarsergai.com – Penuntut Umum Kejari Medan telah melimpahkan belasan Anggota Joni alias Apin BK dalam perkara kasus perjudian Online ke Pengadilan Negeri Medan pada Jumat (13/01/23).
Pelimpahan perkara Judi Online tersebut ketika dikonfirmasi kepada Kasi Pidum Kejari Medan, Faisol, Selasa (17/01/23), membenarkan belasan tersangka telah dilimpahkan dan menunggu penetapan sidang dari Pengadilan Negeri Medan.
“Jadi kita tunggulah penetapan jadwal sidangnya,” ucap Faisol.
Untuk Joni alias Apin BK, perkara judinya telah P21, sementara untuk TPPU nya masih dalam proses penyidik Poldasu.
Sementara itu, dari Sipp PN Medan belasan tersangka dalam berkas terpisah telah ditunjuk tiga Jaksa penuntut umum, diantaranya Sri Delyanti, Rahmi Safrina dan Randi, yang diagendakan pada 24 Januari 2023.
Adapun belasan terdakwa, yakni Hendra Alias Akiet, Michael Lasmana, Eric William, Fitria Dewi Adiningsih alias Dewi, Balqis Diansyah, Yulias Astuti, Sahat Parmoduan Sinurat, Farhan Fahrezi Dalimunthe, Reval Aditya, M Ronaldo Millen, Rudi Kurniawan, M Alamsyah dan Niko Prasetya, dimana berkas dilakukan secara terpisah.
Bahwa pada bulan Maret 2022 para terdakwa bekerja sebagai Marketing judi online website www.tigerbet888.com dan www.pitbull777.com milik WILLY (Belum tertangkap/DPO) di Gedung Warna Warni Lantai 2 ruang 2 yang beralamat di Komplek Cemara Asri Jalan Boulevard Raya Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang tepatnya di lantai 2 milik saksi JONI Als APIN BK (dilakukan penuntutan secara terpisah) menyediakan ruangan di lantai 2 dan Lantai 3 Gedung Cafe Warna Warni dan menyediakan server / provider yaitu : zoom engine, infiny dan plaza yang digunakan oleh pemilik website serta menjamin keamanan ditempat tersebut.
Bahwa server yang digunakan untuk mengoperasikan perjudian online www.tigerbet888.com dan www.pitbull777.com di lantai 2 ruang 2A adalah zoom engine dan dengan biaya penggunaan ruangan Lt 2 Ruang 2A Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) perbulan yang diterima oleh orang kepercayaan saksi JONI Als APIN BK bernama DIDI (Belum tertangkap/DPO) dimana saksi JONI Als APIN BK juga menerima komisi/keuntungan 20% dari kekalahan pemain.





