DELISERDANG, Sinarsergai.com — Dunia Melayu Dunia Islam Indonesia (DMDI Indonesia) kembali meneguhkan komitmen sosial-keagamaannya dengan menyalurkan 500 paket bingkisan Idul Fitri 1447 Hijriah kepada fakir miskin dan anak yatim di kawasan kampung angkat DMDI Sumatera Utara, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/3/2026).
Bingkisan tersebut merupakan amanah dari Artha Graha peduli dan Presiden DMDI, Ali Rustam, bingkisan lebaran ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama itu dihadiri dai dan motivator Agus Idwar Jumhadi, jajaran pengurus DMDI Sumatera Utara, Pemuda Masjid Dunia, DMDI Kota Medan, komunitas remaja masjid, serta tokoh masyarakat dan para penerima manfaat.
Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin organisasi, baik secara bulanan maupun tahunan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Pada Idul Fitri 1447 H ini, DMDI Indonesia menyalurkan 500 paket bingkisan kepada fakir miskin dan anak yatim. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menambah kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan bersama keluarga,” ujarnya.
Said Aldi menambahkan, selain kegiatan keagamaan, DMDI Indonesia juga aktif dalam aksi kemanusiaan.
Dalam beberapa bulan terakhir, organisasi ini berkolaborasi dengan Artha Graha Peduli, AMPG, dan Pemuda Masjid Dunia untuk membantu korban bencana di sejumlah daerah, seperti Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selama 98 hari, sedikitnya 12.000 paket bantuan pangan telah disalurkan kepada warga terdampak banjir bandang dan longsor.
Selain itu, tim terpadu juga diterjunkan untuk membantu pembersihan wilayah terdampak bencana.
“Insya Allah, besok kami juga akan melanjutkan penyaluran bantuan ke Kota Sibolga sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam membantu masyarakat,” kata Said Aldi.
Dalam tausiah yang disampaikan, Agus Idwar Jumhadi mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan momentum pembentukan pribadi bertakwa. Ia merujuk pada Surat Ali Imran ayat 134 yang menegaskan ciri orang bertakwa, yakni gemar bersedekah dalam kondisi lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, serta ikhlas memaafkan.













