Direktur RSUD Sultan Sulaiman Sergai dr. Idris Akan Lanjutkan Program Jemput Pasien

By Administrator Sep 17, 2021

Sergai,Sinarsergai.com – Direktur RSUD Sultan Sulaiman yang baru dr. Ahmad Idris Daulay menggantikan Direktur RSUD Sultan Sulaiman almarhum dr. Nanda Satria Hasrimy mengungkapkan terimakasih kepada seluruh rekan wartawan, LSM, tokoh masyarakat dan agama yang telah membantu kepemimpinan Alm. dr. Nanada Satria hasrimy sembari memohon maaf jika dalam kepemimpinan beliau (alm) terdapat kesalahan.

‘Saya akan melanjutkan progam kerja yang sudah diagendakan almarhum sebelumnya, salah satunya menjemput pasien baik itu di rumah maupun di Puskesmas nantinya. Selanjutnya meningkatkan pelayanan terus dilakukan nantinya. Saya juga sudah sampaikan kepada semua pegawai dan tim medis agar memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien, betigu juga tata cara melayani harus mengutamakan sopan santun, ramah dan tersenyum sehingga keluarga maupun pasien yang berobat bisa merasakan terobati dengan sikap yang ditampilkan.”

Hal ini disampaikan Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr. Ahamad Idris Daulay dalam acara silaturahmi dengan rekan wartawan, LSM, tokoh masyarakat dan agama Sergai, di RM Jardin Dusun I Desa Tebing Tinggi,Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sekira pukul 10.30 Wib.

Dalam program perbaikan pelayanan itu tidak bisa saya sendiri menilainya, tetapi perlu penilaian dari masyarakat dan rekan – rekan lainnya.”Apabila kurang bagus tolong katakan tidak bagus, dan apabila bagus katakan bagus,” ujarnya.

dr.Ahmad menyebutkan jika memang ada kekurangan yang dilakukan marilah kita diskusikan bersama. Secara pribadi pintu kantor tidak pernah tertutup untuk rekan – rekan memberikan masukan dan diskusi. Diskusi yang dilakukan sebutnya, tidak mesti di kantor saja, tapi diluar juga bisa.Dengan adanya pertemuan ini, saya harapkan dapat kiranya terjalin silaturahmi dan kerjasama yang baik kepada rekan – rekan media demi program yang lebih baik lagi. Ujarnya.

Sementara  itu sebelumnya Humas RSUD Sultan Sulaiman Zuhari menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan-rekan, jika selama lebih kurang Lima tahun ia mendampingi Almarhum dr. Nanda Satria Hasrimy ada kesalahan, baik itu dalam sikap maupun perkataan. Kemudian ia memperkenalkan Humas RSUD Sultan Sulaiman Robert Banjarnaor sembari menyampaikan permemohonan maaf jika selama kepemimpin almarhum dr. Nanda Satria Hasrimy ada kesilapan dan kesalahan dalam menjalankan tugas keseharian.

Menurut Zuhari, sosok  almarhum dr.Nanda Hasrimy merupakan sosok pemimpin yang baik, mengayaomi dan memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Tentunya kepergian almarhum begitu cepat membuat saya dan masyarakat merasa kehilangan.Ungkapnya.

Nah, saat ini ada bersama kita dr.Ahmad Idris Daulay yang menggantikan almarhum sebagai Direktur RS Sultan Sulaiman yang baru. Untuk itu saya berharap kepada rekan – rekan semua tetaplah menjalin kemitraan dan kerjasama yang baik, serta dapat membantu program yang akan dilaksanakan dr.Ahmad Idris demi kemajuan RS Sultan Sulaiman nantinya.

“Saya harapkan rekan – rekan untuk dapat tetap menjalin kemitraan yang baik seperti yang pernah kita jalin kepada almarhum dr.Nanda,” sebut Zuhari. Dengan adanya silaturahmi dan pertemuan kepada direktur RS Sultan Sulaiman yang baru ini akan membawa hal – hal yang lebih baik lagi, tentunya demi untuk kemajuan RS Sultan Sulaiman yaitu rumah sakit pemerintah ini marilah kita jaga bersama.

“Semoga dengan direktur yang baru ini pelayanan rumah sakit khusus di RS Sultan Sulaiman Kabupaten Sergai dapat lebih ditingkatkan lagi kepada masyarakat,” pungkas Zuhari.

Sedangkan Tokoh masyarakat Sergai H.Kisai Dalimunte menyampaikan kepada rekan wartawan dan lainnya, silakan berikan kritik yang baik demi kemajuan rumah sakit dan program pemerintah ke depannya. “Mudah – mudahan dengan pertemuan ini dapat menjadi hubungan yang lebih antara direktur dan pemerintah daerah, dan dapat menjalin silaturahmi kerjasama yang baik agar rumah sakit ini lebih maju serta menjadi rumah sakit idola masyarakat khususnya Serdang Bedagai bahkan Sumatera Utara,” ungkap Kisai Dalimunte.

Zainal Abidin perwakilan dari wartawan yang sudah bergelut di dunia wartawan sejak 1992 itu menyebutkan, ketika mengingatkan sejarah bahwa setiap berita yang diterbitkan semuanya ada klipingannya. Jadi dalam arti kata setiap berita yang sudah kita terbitkan dapat diulas kembali apabila diperlukan.

“Wartawan ini janganlah menjadi tujuan, tetapi jadikanlah wartawan ini sebagai alat untuk mencapai suatu tujuan,” pesan Zainal wartawan analisa itu. Orang yang akrab dipanggil Abah Zainal itu mengatakan, kita boleh asumsi – asumsi yang tidak baik, tetapi lihatlah dahulu kenyataannya, jadi apabila kita mengkonfirmasi pejabat tersebut apapun jawaban pejabat itu tetaplah kita tulis.

Ustad H. Tamlih Nasution dalam tausiyah singkatnya menyampaikan pentingnya bersilaturahmi dilaksanakan setiap hari dan banyak maaf bersilaturahmi bagi kita semua. Ia mengatakan kegiatan silatuarhmi seperti sangat baik dan bisa dilakukan oleh yang lain. (R-03)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *