Kades Medang Baru Diharapkan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat – Sinarsergai
Blog

Kades Medang Baru Diharapkan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

×

Kades Medang Baru Diharapkan Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Batubara,Sinarsergai.com – Panitia pemilihan Kepala Desa, Desa Medang menggelar rapat terbuka dalam rangka pengambilan nomor urut calon kepala desa di Aula Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Selasa (11/10/2022)

Acara tersebut dihadiri Babinsa, Kamtibnas, Kapolsek Medang deras, BPD Desa Medang, LPM Desa Medang, Pj kepala Desa, tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh agama.

Pemilihan Kepala Desa Medang yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2022, tiga calon yang akan bertarung merebut kursi nomor satu di desa. Adapun Tiga nama calon yang akan bertarung, Burhanuddin selaku petahana, Lukman dan Muhammad Ghozali sebagai penantang.

“Pada pertarungan ini masyarakat berharap kepada siapapun yang nantinya akan jadi Kepala Desa haruslah mementingkan nasib khalayak ramai bukan perindividu, dan juga dalam pemerintahan nantinya saya selaku tokoh Pemuda menghimbau kepada yang nanti memimpin hendaklah merangkul pemuda-pemudi yang berintelektual, sosial, dan berwawasan yang kita tahu bahwasanya di desa ini tidak kekurangan orang tersebut” ungkap Ketua DPC Aliansi Pemuda Desa Bersatu (APDESU) Indonesia
Ali.

“Ya memang pemuda adalah sebagai tonggak maju mundur suatu bangsa, jadi memang sudah patutnya mengikutsertakan pemuda dalam menjalankan roda pemerintahan Desa.”ujarnya.

Ungkapan hampir sama juga disampaikan Ishak (49) selaku Tokoh agama di Desa Medang, bahwa dalam kepemimpinan yang baru ini saya juga sangat berharap kepada yang terpilih nanti hendaklah mementingkan kepentingan agama, dengan menangkan program kegiatan agama guna menunjang pendidikan karakter yang dimana kita tahu pada era ini kita sudah langka melihat anak-anak yang memiliki Akhlakul Karimah”.

“Diharapkan pertarungan ini tidak menjadi ajang permusuhan, tapi bersainglah secara sehat, jangan ada kotak mengkotakkan. Sebab, jika hal ini terjadi maka sangat disayangkan, sama halnya kita akan mengotori demokrasi. Jika peristiwa tersebut terjadi, sebut Pemerhati Desa Habibi, dikhawatirkan timbul dampak negatif bahkan dapat memecah-belah persatuan. Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *