Agung menegaskan juga, bahwa kedepan tidak ada lagi premanisme atau pemuda setempat yang selalu menghadang mobil/truk masyarakat maupun perusahaan dengan dalih meminta dana partisipasi yang apabila akan melintas dari wilayah pemuda setempat tersebut. “Ini yang harus dipikirkan dan diupayakan penuntasan bersama. Optimisme harus ada,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Direktur PTPN II Irwan Perangin angin, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sumut yang telah menerima kunjungan audiensi tersebut.
“PTPN II telah membuat MoU dengan Polda Sumut dalam pengamanan asset negara,” pungkasnya. (mar/rel)





