Peran para kiai dan ulama juga penting menjadi teladan bagi para santri dalam pemilu kali ini. Jika para kiai sudah bertitah siapa calon wakil rakyat yang tepat untuk dipilih, maka dari situ akan banyak diikuti oleh para santrinya.
Untuk para santri sendiri harus bisa menjadi bagian dari perubahan bangsa Indonesia karena perjuangan bangsa Indonesia. Ini juga terbentuk dari jasa pendiri ulama dan tokoh-tokoh agama di Indonesia.
Kaum santri juga memberikan pencerahan agar masyarakat tidak terjebak dengan pilihan-pilihan pada kontestan pemilu yang memiliki potensi sebagai kekuatan antidemokrasi atau berseberangan dengan spirit resolusi jihad.
Penguatan demokrasi
Pemilu merupakan pesta rakyat, pesta demokrasi. Beda pilihan tentu bukanlah hal yang salah, namun bagaimana perbedaan pilihan itu tidak membuat masyarakat terkoyak. Jangan menggunakan apa pun, baik itu agama, budaya atau apapun untuk kepentingan jangka pendek yang merugikan perjalanan bangsa dalam waktu yang panjang
Pergantian kepemimpinan adalah hal pasti yang tidak bisa dielakkan, sehingga sudah semestinya pergantian pemimpin dilaksanakan dalam suasana damai tanpa kekerasan maupun intimidasi. Jangan sampai pergantian kepemimpinan nantinya diwarnai dengan pertumpahan darah hanya karena berbeda pilihan. Padahal perbedaan pilihan dalam berdemokrasi adalah hal yang biasa.
Model kampanye hitam juga masih sering ditemukan dalam setiap pelaksanaan pesta demokrasi. Seperti penyebaran ujaran kebencian serta berita hoaks yang santer mewarnai jagat dunia maya. Hal tersebut memang tidak mudah untuk dihindari mengingat hampir semua orang memiliki akses terhadap media sosial.
Tokoh masyarakat maupun tokoh agama tentu memiliki peran penting dalam penguatan demokrasi yang substansial serta menjaga kedamaian selama pemilu berlangsung. Bukan sebaliknya yang menggerus demokrasi dengan ujaran kebencian di tempat ibadah.
Begitu juga dengan santri haruslah mengambil peran dalam berbuat kebaikan serta mempertahankan NKRI dan berprinsip bahwa Pancasila adalah harga mati. Selain itu dengan pemikiran intelektualnya, santri memiliki peran untuk menjaga pemilu dari serangan hoaks demi terwujudkan pemilu yang damai.





