Di sisi lain, dukungan kepada siswa terus diperkuat melalui pemberian beasiswa kepada 900 siswa SD, 3.551 siswa SMP, serta 670 peserta pendidikan nonformal (PNF), disertai bantuan perlengkapan sekolah.
Dalam aspek tata kelola, Pemkab Deli Serdang mendorong peningkatan disiplin dan kinerja tenaga pendidik melalui penerapan jam kerja 37,5 jam per minggu dan kewajiban mengajar 27 jam. Sistem presensi online turut mendorong tingkat kehadiran guru mencapai 96,4 persen, dengan pengawasan rutin setiap pekan.
Komitmen integritas juga diperkuat melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi, yang melarang guru menerima hadiah dari orang tua atau wali murid.
Baca juga : Karutan Bener Meriah Resmi Berganti, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tekankan Keberlanjutan Program Kerja
Sementara itu, peningkatan kualitas lingkungan belajar dilakukan melalui program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, kantin sehat, penguatan kegiatan religius, serta program Adiwiyata. Saat ini, sebanyak 350 sekolah telah terdaftar dalam sistem Adiwiyata.
“Melalui momentum Hardiknas 2026 ini mari bersama kita berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan menyeluruh, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya.
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, Ketua TP PKK Deli Serdang Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Deli Serdang Dedi Maswardy, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta undangan lainnya.
(R-15)













