Ia meminta Kapoldasu segera melakukan pemeriksaan dan tangkap Direktur PT Tambak UDang Kuala Bedagai Tekardjo Angkasa alias Atek dan periksa Direktur PT Tanjung Beringin Indah Fishery yang diduga telah melakukan penebangan Pohon Mangrove.Tegasnya.

Sebelumnya, Kordinator lapangan Aksi unjukrasa Aliasnyah Putra dan Muhammad Ghazali dalam orasinya menegaskan, bahwa Desa Bagan Kuala ini banyak ditumbuhi Pohon Mangrove dan masyarakat sangat nyaman tidur, karena tidak pernah diterjang ombak laut. Tapi, kondisi itu berubah sejak adanya pengusaha-pengusaha nakal yang membuka Tambak Udang, Pohon Mangrove habis ditebangi. Bibir Pantai Merdeka yang begitu indah juga menjadi abrasi mencapai 3 kilometer. Sungguh sangat menyedihkan yang dialami oleh masyarakat Desa Bagan Kuala. Keduanya sangat mendukung Bapak Kapolri dan Kapoldasu untuk segera memeriksa dan menangkap pelaku penebangan pohon Mangrove tersebut.
Turut hadir dalam pengawalan aksi unjukrasa Kabag Ops Polres Sergai Kompol David Sinaga, SH, M.Si, kasat Intelkam Polres Sergai Iptu Sukma Atmaja,S.H, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Syawaluddin, Kepala Desa Bagan Kuala Safril, perwakilan Danramil Tanjung Beringin dan lainya.(R-04/tim)













