Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah.. – Sinarsergai
Daerah

Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah..

×

Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah..

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Sinarsergai.com – Tidak banyak pejabat yang berani berdiri di depan proyek besar yang sejak lama dipenuhi skeptisisme.

Namun Heri Wahyudi Marpaung memilih jalan berbeda. Ia justru tampil di garis depan memastikan cita-cita lama Bobby Nasution menghadirkan pembangkit listrik tenaga sampah di Medan Raya benar-benar bergerak menuju kenyataan.

Selama bertahun-tahun, persoalan sampah di Kota Medan dan kawasan penyangganya Deliserdang nyaris selalu menjadi tema klasik yang berulang.

Gunungan sampah membesar, tempat pembuangan akhir semakin terbebani, sementara solusi permanen terasa berjalan di tempat.

Di tengah situasi itu, gagasan menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) kerap terdengar seperti mimpi besar yang terlalu rumit untuk diwujudkan.

Karena itulah, langkah yang kini ditempuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memiliki makna jauh lebih besar dibanding sekadar pembangunan fasilitas pengolahan sampah biasa.

Ini bukan hanya proyek infrastruktur lingkungan hidup, melainkan pertaruhan keberanian politik dan keseriusan birokrasi untuk membuktikan bahwa Sumatera Utara mampu keluar dari pola lama penanganan sampah.

Di titik inilah nama Heri Wahyudi Marpaung menjadi penting untuk diperbincangkan.

Sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Heri tampil bukan sekadar menyampaikan optimisme normatif. Ia hadir membawa pesan bahwa proyek PSEL Medan Raya telah bergerak menuju tahap konkret.

Pelelangan direncanakan berlangsung pada Mei 2026 dan groundbreaking ditargetkan terlaksana pada tahun yang sama.

(*Mimpi Besar Mulai Nyata)*

Pernyataan itu bukan sekadar bahasa seremoni birokrasi, tetapi sinyal bahwa mimpi besar tersebut mulai menemukan bentuk nyata.

Lebih dari itu, Heri terlihat memahami bahwa proyek sebesar PSEL tidak cukup dibangun hanya dengan pidato ambisius.

Ia membutuhkan kesiapan teknis, keberanian administratif, serta kemampuan membangun kolaborasi lintas daerah dan lintas institusi.

Ketika banyak pihak masih memandang pesimistis proyek listrik tenaga sampah, Heri justru berbicara tentang detail kesiapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *