Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah.. – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah..

×

Heri Wahyudi Nyalakan Mimpi Besar Bobby Nasution dari Tumpukan Gunungan Sampah..

Sebarkan artikel ini

Mulai dari pemenuhan kuota sampah 1.200 hingga 1.700 ton per hari dari Medan dan Deliserdang, perluasan lahan TPA Terjun dari lima hektare menjadi sembilan hektare, hingga kesiapan pasokan air sebanyak 1.000 meter kubik per hari untuk mendukung operasional PSEL.

Sikap seperti itu memperlihatkan satu hal penting: Heri tidak sedang menjual mimpi kosong.

Ia sedang menyiapkan fondasi agar visi besar gubernur dapat berdiri di atas perencanaan yang realistis.

*(Keberanian Bobby)*

Dalam konteks kepemimpinan pemerintahan modern, keberhasilan seorang kepala daerah sesungguhnya sangat ditentukan oleh hadir atau tidaknya pembantu-pembantu yang mampu menerjemahkan visi menjadi gerakan nyata.

Dalam proyek strategis PSEL Medan Raya ini, Heri Wahyudi tampak memainkan peran tersebut dengan cukup menonjol.

Ia bukan hanya menjaga ritme teknokrasi tetap berjalan, tetapi juga membawa semangat bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai urusan pinggiran. Sampah harus diubah menjadi energi, menjadi nilai ekonomi, bahkan menjadi simbol kemajuan peradaban kota.

Apalagi proyek ini diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 15 megawatt. Sebuah capaian yang tidak hanya membantu mengurangi tekanan lingkungan, tetapi juga memperlihatkan arah baru pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Keberanian Bobby Nasution menginisiasi kolaborasi pembangunan PSEL Medan Raya tentu menjadi titik awal penting.

Namun keberanian visi itu membutuhkan figur-figur pelaksana yang mampu menjaga nyala optimisme di tengah keraguan publik. Dan sejauh ini, Heri Wahyudi Marpaung memperlihatkan dirinya sebagai salah satu motor penting dari kerja besar tersebut.

Karena pada akhirnya, sejarah pembangunan sering kali tidak hanya ditentukan oleh mereka yang melahirkan gagasan, tetapi juga oleh orang-orang yang bekerja keras memastikan gagasan itu benar-benar hidup (zulfikar tanjumg bersertifikat wartawan utama dewan pers)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *