JAKARTA , Sinarsergai.com-Juni 2026 – Sebanyak 326 kepala SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengundurkan diri setelah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan penerimaan cashback dalam pengadaan buku yang bersumber dari Dana BOS. Kasus ini menjadi salah satu peristiwa paling mencolok dalam tata kelola pendidikan dalam beberapa tahun terakhir.
Temuan tersebut bermula dari pemeriksaan BPK yang berlangsung sejak sekitar November 2025. Dalam hasil pemeriksaan, ditemukan dugaan penerimaan cashback dari distributor buku oleh sejumlah kepala sekolah.
Temuan itu kemudian menjadi dasar evaluasi oleh Dinas Pendidikan Sulsel, Inspektorat, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Data yang terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi E DPRD Sulsel pada 12 Juni 2026 menunjukkan terdapat 128 kepala sekolah pada tahap pertama dan 198 kepala sekolah pada tahap kedua, sehingga total mencapai 326 kepala sekolah.
Yang membuat publik terkejut, jumlah tersebut setara dengan sekitar 21,3 persen dari total 1.532 SMA dan SMK di Sulawesi Selatan. Angka ini terlalu besar untuk dianggap sebagai persoalan individu semata.
Hingga kini, publik belum mendapatkan jawaban yang terang mengenai:
• Berapa total nilai cashback yang ditemukan?
• Berapa nilai kerugian negara jika ada?
Siapa pihak pemberi cashback?
• Siapa pihak yang menerima keuntungan terbesar
• Mengapa praktik tersebut bisa berlangsung hingga melibatkan ratusan sekolah?
Fakta bahwa ratusan kepala sekolah memilih mengundurkan diri justru memunculkan pertanyaan yang lebih besar. Jika persoalan ini hanya kesalahan administratif, mengapa dampaknya begitu luas? Jika memang ada penyimpangan, mengapa pengawasan internal tidak mampu mencegahnya sejak awal?
Koordinator Lembaga Study Profesi Indonesia (LSPI) Ahmad S, menyebut bahwa Dana BOS merupakan anggaran yang diperuntukkan bagi kepentingan siswa. Ketika dana pendidikan dipersoalkan, yang sesungguhnya dirugikan bukan hanya negara, melainkan jutaan peserta didik yang seharusnya menikmati manfaat penuh dari anggaran tersebut. Tegasnya.













