Sementara itu, petugas pengelola bahan makanan menyampaikan bahwa pengawasan terhadap kualitas bahan pangan dan proses pengolahan makanan dilakukan setiap hari. Pemeriksaan meliputi kondisi bahan makanan, kebersihan dapur, kelengkapan peralatan memasak, serta penerapan prinsip higiene dan sanitasi selama proses pengolahan berlangsung.
Kalapas Didik Niryanto menambahkan bahwa monitoring terhadap dapur dan layanan makanan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan layanan dasar di Lapas Kelas IIB Bireuen.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan sesuai standar kepada seluruh warga binaan. Penyediaan makanan yang layak merupakan bagian penting dari upaya pembinaan serta pemenuhan hak-hak warga binaan selama menjalani masa pidana,” tegasnya.
Ke depan, Lapas Kelas IIB Bireuen akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan makanan melalui pengelolaan dapur yang semakin baik, peningkatan kompetensi tamping dapur, serta penguatan koordinasi dengan petugas kesehatan guna memastikan seluruh layanan dasar bagi warga binaan terpenuhi secara optimal.
Zainal













