Igornas Sumut dan Asics Gelar Tes Kebugaran, 300 Pelajar SMP hingga SMK Ikut Serta – Sinarsergai
Sport

Igornas Sumut dan Asics Gelar Tes Kebugaran, 300 Pelajar SMP hingga SMK Ikut Serta

×

Igornas Sumut dan Asics Gelar Tes Kebugaran, 300 Pelajar SMP hingga SMK Ikut Serta

Sebarkan artikel ini

Medan, Sinarsergai – Sebanyak 300 siswa dan siswi dari jenjang SMP, SMA, dan SMK mengikuti tes kebugaran jasmani yang digelar Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) Sumatera Utara bersama Asics. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 5 Medan pada 6–7 Agustus 2026.

Ketua Igornas Sumut, Hendrianto, M.Pd., mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP, tercatat 50 siswa putra dan 50 siswi putri. Sementara jenjang SMA juga diikuti 50 siswa putra dan 50 siswi putri. Adapun dari tingkat SMK, masing-masing sebanyak 50 siswa putra dan 50 siswi putri.

Menurut Hendrianto, pelaksanaan tes kebugaran tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik para peserta didik, khususnya melalui pengukuran volume oksigen maksimal atau VO2 max.

“Tes ini bertujuan mengetahui apakah tingkat kebugaran jasmani anak didik masih perlu ditingkatkan atau sudah dapat dipertahankan sesuai jenjang pendidikannya. Dengan demikian, kondisi kebugaran jasmani peserta didik dapat diketahui dan menjadi bagian dari penerapan kurikulum pendidikan Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan.

Ia menilai kegiatan pengukuran kebugaran jasmani perlu dilaksanakan secara lebih luas dan berkelanjutan di berbagai satuan pendidikan. Menurutnya, tes serupa idealnya dapat diterapkan mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK sederajat.

Selain bermanfaat untuk mengetahui kondisi fisik siswa, tes kebugaran juga dinilai penting bagi pelajar yang nantinya berencana mengikuti seleksi pendidikan kedinasan yang mensyaratkan kemampuan fisik. Terutama bagi siswa kelas XII SMA dan SMK atau sederajat, hasil tes tersebut dapat menjadi gambaran mengenai kesiapan fisik mereka.

Hendrianto juga mendorong para guru olahraga agar menjadikan kebugaran jasmani sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah. Dengan begitu, aktivitas olahraga tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi pola hidup yang diterapkan secara rutin oleh peserta didik.

Editor: Husnur Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *