“Kami bersyukur operasional Bandara Internasional Kualanamu selama periode libur sekolah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan melayani lebih dari 421 ribu penumpang ini merupakan hasil sinergi antara PT Angkasa Pura Aviasi dengan Otoritas Bandar Udara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, instansi CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), TNI/Polri, hingga seluruh insan operasional yang bekerja tanpa henti,” ujar Dedy.
Menurut Dedy, PT Angkasa Pura Aviasi menerapkan prinsip 3S+1C (Safety, Security, Services, and Compliance) secara ketat selama periode peningkatan trafik. Pengawasan fasilitas terminal, pengelolaan arus penumpang (passenger flow), hingga proses penanganan bagasi dilakukan secara optimal untuk menjamin kenyamanan pengguna jasa.
“Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan koordinasi. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” tambah Dedy.
Ke depan, PT Angkasa Pura Aviasi akan terus memperkuat konektivitas penerbangan domestik dan internasional, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan kebandarudaraan. Langkah ini bertujuan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat posisi Bandara Internasional Kualanamu sebagai simpul konektivitas udara nasional dan regional yang handal.
Tentang PT Angkasa Pura Aviasi
PT Angkasa Pura Aviasi adalah anak usaha PT Angkasa Pura I yang berfokus pada pengelolaan bandar udara. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan layanan kebandarudaraan yang berkualitas, aman, dan efisien guna mendukung konektivitas nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah.( R-03 )













