PEKANBARU, Sinarsergai.com — Inovasi teknologi pemupukan terus berkembang seiring meningkatnya tuntutan efisiensi dan praktik pertanian yang ramah lingkungan.
Salah satu terobosan yang kini diperkenalkan kepada pelaku usaha perkebunan dan pertanian adalah Allinone Cote, pupuk pintar (smart fertilizer) yang mampu melepaskan unsur hara secara bertahap hingga 360 hari sehingga dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.
Pupuk berbasis Controlled Release Fertilizer (CRF) tersebut mengusung konsep 4R Nutrient Stewardship, yakni sistem pengelolaan hara yang mengedepankan empat prinsip utama, yaitu Right Source (sumber yang tepat), Right Rate (dosis yang tepat), Right Time (waktu yang tepat), dan Right Place (tempat yang tepat).
Pendekatan ini dinilai mampu mengoptimalkan penyerapan nutrisi oleh tanaman sekaligus mengurangi kehilangan unsur hara ke lingkungan.
Dengan teknologi pelapisan (coating) 100 persen, Allinone Cote dirancang melepaskan unsur hara secara perlahan mengikuti kondisi temperatur dan kelembapan tanah.
Pola pelepasan bertahap tersebut memungkinkan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi sepanjang fase pertumbuhan tanpa harus melakukan pemupukan berulang seperti pada sistem konvensional.
Selain meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, teknologi tersebut juga diharapkan mampu menekan risiko pencucian unsur hara akibat hujan maupun kehilangan nutrisi karena penguapan.
Dampaknya, biaya operasional dapat ditekan sekaligus membantu menjaga kualitas tanah dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian.
Agronomis PT Winners Aveneu Surabaya, Ahmad Putra, mengatakan metode pemupukan konvensional masih menghadapi persoalan rendahnya efisiensi karena sebagian unsur hara terbuang sebelum sempat diserap tanaman.
“Teknologi pencampuran polimer canggih asal Korea Selatan pada Allinone Cote mengunci unsur mikro dan makro dengan aman,” kata Ahmad Putra saat ditemui di Stand Allinone Cote pada 4th Sawit Indonesia Expo & Conference (SIEXPO) di SKA Co-Ex Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).













