Al-Farlaky menemui Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono di Ruang Rapat 215, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).
Audiensi tersebut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Kesehatan RI. Di antaranya Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS; Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan (PKR) Ghotama Airlangga, SKM, MKM; Direktorat Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Ika Trisia; serta Direktorat Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Primer (Fasmut PKP) Roy Himawan, S.Farm., Apt., MKM.
Turut hadir Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran yang diwakili Ketua Tim Kerja dr. R. Maliki Arif Budianto, MKM; Kepala Biro Umum/Binwil Kepri Dede Mulyadi, SKM, M.Kes, CRMP; Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas/Binwil Sumbar Hendrastuti Pertiwi, SKM, MHSM; Direktur Imunisasi/Binwil Aceh dr. Indri Yogyaswari, MARS; Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi/Binwil Kalbar Eko Sulistijo, S.H., M.T., serta staf pendamping Kemenkes RI.
Pertemuan itu sebelumnya dijadwalkan bersama Menteri Kesehatan RI. Namun, agenda kemudian dilanjutkan bersama Wamenkes karena Menteri Kesehatan sedang melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk penanganan bencana gempa bumi.
Dalam pertemuan tersebut, Al-Farlaky memaparkan kondisi sejumlah fasilitas kesehatan di Aceh Timur yang terdampak bencana hidrometeorologi. Ia juga menyerahkan proposal rekapitulasi kebutuhan pemulihan fasilitas kesehatan kepada Kementerian Kesehatan RI.
Hasilnya, Kemenkes memberikan dukungan anggaran untuk pemulihan dua rumah sakit di Aceh Timur dengan rincian
RSUD dr. Zubir Mahmud mendapatkan bantuan alat kesehatan program dukungan layanan KJSU – KIA senilai 32,7 M, yg akan disalurkan di Tahun 2026 dan 2027.














