MEDAN, Sinarsergai.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan jajaran Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat dan Sumatera Utara di Kantor Sekretariat INTI Sumut, Kompleks CBD Polonia, Medan, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat persatuan, serta merawat kebinekaan di Sumatera Utara.
Kapolda Sumut tiba di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB bersama rombongan yang terdiri atas Wakapolda Sumut, Dirbinmas Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, dan Kapolrestabes Medan. Kedatangan rombongan disambut Ketua Umum INTI Pusat Dr. Indra Wahidin, Ketua PD INTI Sumut Janlie, S.E., Ak., serta jajaran pengurus INTI dan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Tionghoa di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua PD INTI Sumut Janlie menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumut beserta rombongan. Ia menjelaskan bahwa INTI merupakan organisasi yang mengedepankan nilai kebangsaan dan pluralisme, serta tidak berafiliasi dengan partai politik tertentu.
“Organisasi kami tidak hanya terdiri dari satu agama atau suku tertentu, tetapi berasal dari beragam latar belakang. Semangat kebangsaan dan pluralisme menjadi bagian penting dalam organisasi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum INTI Pusat Dr. Indra Wahidin menyampaikan terima kasih atas kesempatan bersilaturahmi dengan Kapolda Sumut. Ia juga menjelaskan bahwa INTI didirikan pada 1999, setelah peristiwa kerusuhan 1998, dengan membawa semangat kebangsaan dan kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan menegaskan bahwa menjaga keamanan dan persatuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami memohon dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Sonny.














