Sergai,Sinarsergai.com – Presiden RI Jokowi memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah, diantaranya Gubernur, Pangdam, Kapolda, Bupati/Walikota, Danrem, Dandim, Kapolres seluruh Indonesia, Senin (7/2/2022).
Di Kabupaten Serdang Bedagai terlihat mengikuti arahan Presiden Jokowi secara virtual Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP. Dr. Ali Machfud, SIK, MIK, Dandim 02/04 Letkol. Kav. Jackie Yudhantara, S.Sos, MHan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana, S.Sos, M.Si, Kadis Kominfo Drs. Akmal, AP, M.Si, dan Kadis Kesehatan Selamat Hartono, SKM, MKM, di Pendopo Kerajaan Negeri Bedagai, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah.
Usai mengikuti arahan Presiden secara virtual, Bupati Sergai Darma Wijaya mengutarakan bahwa Presiden telah menjelaskan, jika pandemi belum sepenuhnya berakhir. Meski di tahun 2020 dan 2021, Indonesia bisa melewati tantangan berbagai varian Covid-19, terutama varian Delta, namun pada tahun 2022, kembali muncul tantangan yang tak kalah besar yaitu munculnya varian Omicron.
Terkait hal diatas, maka melihat langkah-langkah di tahun 2020 dan tahun 2021 dalam mencegah dan memutuskan mata rantai virus Covid-19, Presiden secara tegas meminta seluruh pihak menjaga kerjasama dan saling gotong royong, dalam menghadapi tantangan pandemi yang masih jadi permasalahan nasional, bahkan global. Apalagi fakta jika varian Omicron ini disebut-sebut 4 kali lebih cepat penularannya dibanding jenis Delta,” ucap Bupati Sergai.
lebih lanjut Presiden menyampaikan, tren negara-negara lain menunjukkan terjadi peningkatan kasus aktif, namun faktanya tingkat rawat pasien persentasenya di bawah varian delta.
Menurut Presiden, jika sampai hari ini 93% kasus di Indonesia tepatnya di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Itu sama seperti kecenderungan di negara lain, kasus Omicron di Indonesia juga menunjukkan tingkat rawat dan penggunaan ICU yang lebih rendah dibandingkan varian Delta. Kecuali di Bali. Kenaikan kasus dibarengi dengan tingkat rawat yang juga naik drastis,” Ucap Darma Wijaya mengutip penjelasan Presiden.





