Universitas Samudra : Salurkan Perlengkapan Ibadah bagi Korban Banjir di Desa Seuneubok Cantek Aceh Tamiang  – Sinarsergai
AcehDaerah

Universitas Samudra : Salurkan Perlengkapan Ibadah bagi Korban Banjir di Desa Seuneubok Cantek Aceh Tamiang 

×

Universitas Samudra : Salurkan Perlengkapan Ibadah bagi Korban Banjir di Desa Seuneubok Cantek Aceh Tamiang 

Sebarkan artikel ini

ACEH TAMIANG, Sinarsergai.com-Sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Samudra (Unsam) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan aksi tanggap bencana di Desa Seuneubok Cantek, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini memfokuskan bantuan pada pengadaan alat salat berupa mukena dan sarung untuk kebutuhan jemaah di mushala desa setempat, Kamis (26/02/2026).

 

Tim PKM yang diketuai oleh Enny Mirfa, S.H., M.H., dosen dari Fakultas Hukum Unsam, terjun langsung didampingi sejumlah mahasiswa untuk memetakan dampak banjir dan longsor pada november tahun lalu yang sempat merendam pemukiman warga.

 

Banjir tidak hanya merusak rumah penduduk, tetapi juga melumpuhkan fasilitas umum, termasuk perlengkapan ibadah di mushala yang menjadi pusat aktivitas religi warga. Melalui koordinasi intensif dengan aparatur desa, tim mengidentifikasi bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah alat salat yang layak.

 

“Kegiatan ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab akademisi untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pasca-bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga,” ujar Enny Mirfa.

 

 

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga dan pengurus mushala pada tanggal 26 Februari 2026. Datok Desa (Kepala Desa) Seuneubok Cantek, Bapak Husaini, S.Kom.I, menyambut hangat inisiatif ini. Ia menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat tepat sasaran.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Unsam. Mukena dan sarung ini sangat bermanfaat karena banyak warga yang kehilangan alat ibadahnya akibat terendam banjir. Kehadiran tim pengabdian ini memberi semangat bagi warga untuk bangkit,” ungkap Husaini.

 

Antusiasme warga terlihat jelas saat proses pembagian berlangsung. Dengan tersedianya alat ibadah yang baru, diharapkan aktivitas spiritual di Mushala Desa Seuneubok Cantek kembali hidup, sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi sosial masyarakat pasca-bencana banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *