ACEH TIMUR,Sinarsergai.com-rayeuk- Gabungan Wartawan Aceh Timur (GAWAT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Peran Media dalam Pembangunan Daerah” di The Royal Hotel Idi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung pembangunan melalui keterbukaan informasi publik.
FGD diikuti oleh unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, organisasi wartawan, serta insan media.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Timur setelah diawali registrasi peserta, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, serta sambutan panitia.
Ketua panitia, Rizalhadi, mengatakan FGD bertujuan membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Pada sesi pertama, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Aceh Timur, Nauli, S.STP., M.AP, memaparkan materi berjudul “Peran Radio Infokom Aceh Timur dalam Mendukung Keterbukaan Informasi Publik”.
Ia menjelaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, narasumber Musyawir, SE menyampaikan materi bertajuk “Tantangan dan Hambatan Pelaku Media dalam Mengawal Pembangunan Daerah”. Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta. Berbagai persoalan terkait akses informasi, profesionalisme jurnalis, hingga penguatan kemitraan antara pemerintah dan media menjadi topik pembahasan dalam forum tersebut.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi identifikasi masalah, curah pendapat, dan perumusan rekomendasi. Hasil diskusi diharapkan menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam memperkuat komunikasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.













