ACEH TIMUR, Sinarsergai.com-Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp164.450.000 kepada 1.640 guru yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur.Rabu (29/7/2026)
Bantuan Tahap Pertama tersebut hari ini disalurkan dulu kepada 627 guru yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Pante Bidari, Madat, dan Simpang Ulim
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Aceh Timur, Bustami. S.Pd., M.Si . Dana tersebut merupakan hasil sumbangsih para guru dari berbagai daerah di Indonesia yang dihimpun oleh Pengurus Besar PGRI sebagai bentuk solidaritas kepada rekan-rekan guru yang tertimpa musibah banjir di Aceh Timur.
Dalam suasana penuh kehangatan, bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan guru penerima manfaat. Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian keluarga besar PGRI di seluruh Indonesia.
Ketua PGRI Aceh Timur, Bustami, mengatakan bantuan yang diberikan memang tidak terlalu besar. Namun, menurutnya, nilai utama dari bantuan tersebut adalah semangat kebersamaan dan rasa persaudaraan yang ditunjukkan para guru di seluruh Indonesia.
“Memang nilainya tidak besar, tetapi ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian seluruh guru di Indonesia kepada rekan-rekan guru yang mendapat musibah banjir di Aceh Timur,” ujar Bustami.
Ia menambahkan, bantuan yang disalurkan saat ini merupakan tahap pertama. PGRI masih akan melanjutkan penyaluran bantuan pada tahap berikutnya kepada guru-guru terdampak banjir di kecamatan lain yang juga mengalami musibah.
Bustami menjelaskan, semangat gotong royong yang ditunjukkan para guru menjadi cerminan kuatnya rasa persaudaraan dalam organisasi PGRI. Ketika musibah terjadi di satu daerah, guru-guru dari berbagai penjuru Nusantara ikut bergerak mengulurkan tangan melalui donasi kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan bahwa rekan-rekan guru yang terdampak banjir merasakan kehadiran dan dukungan dari saudara-saudaranya di seluruh Indonesia. Solidaritas inilah yang menjadi kekuatan PGRI,” katanya.













