Dinas Pendidikan Sumut dan Ujian Nyata bagi Keterbukaan Bobby Nasution – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

Dinas Pendidikan Sumut dan Ujian Nyata bagi Keterbukaan Bobby Nasution

×

Dinas Pendidikan Sumut dan Ujian Nyata bagi Keterbukaan Bobby Nasution

Sebarkan artikel ini

Padahal, banyak kasus penyimpangan anggaran, praktik tidak adil, atau pelayanan buruk di sektor pendidikan justru terbongkar berkat liputan pers.

Secara hukum, larangan sistematis terhadap kerja jurnalistik di ruang publik pemerintahan berpotensi masuk ranah pidana pers, dengan ancaman sanksi hingga dua tahun penjara.

Namun, di atas sanksi hukum, ada sanksi moral yang lebih berat: hilangnya kepercayaan publik.

Editorial ini menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Sumut tidak boleh menjadi zona bebas kritik. Pendidikan adalah urusan publik, bukan milik birokrasi. Pers harus diberi akses yang wajar, terukur, dan profesional—bukan dibungkam.

Bobby Nasution perlu menegur tegas bawahannya dan memastikan bahwa semangat keterbukaan tidak berhenti pada pidato, tetapi terwujud dalam praktik.

Tanpa itu, jargon transparansi akan tinggal retorika.
Pada akhirnya, masyarakat Sumut berhak atas pemerintahan yang terbuka, terutama di sektor pendidikan. Menutup pintu bagi wartawan berarti menutup masa depan bagi anak-anak kita. Dan itulah mengapa peristiwa ini layak disebut sebagai darurat pers di Dinas Pendidikan Sumut (ZULFIKAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mini Soccer Kepala Lapas Idi Kelas IIB Jalin Sinergitas Melalui Pertandingan Mini Soccer Pada Lapas Lhoksemawe Kelas IIA. Aceh Timur, Kepala Lapas Idi Kelas IIB Pemasyarakatan Heriyanto Syafrie yang diwakili oleh KPLP Arif Budiman didampingi Kasi Binadik dan seluruh Staf bersama menghadiri pertandingan mini soccer antara antara Lapas Kelas IIB Idi dengan Lapas Lhoksemawe Kelas IIA. Untuk memperkuat Hubungan Silaturahmi Antar Lapas kelas IIB Idi dengan Lapas kelas IIA Lhoksemawe bertanding Mini Soccer dalam Rangka Pertandingan Persahabatan digelar di Lapangan Mini Soccer Wan Ramos Idi Rauyek Kabupaten Aceh Timur (12/09/2026). Kepala Lapas kelas IIB Idi Heriyanto Syafrie yang diwakili oleh KPLP Arif Budiman mensuport para pemain mini soccer yang berlaga pada kegiatan ini. Menurut Arif Budiman kegiatan ini selain untuk memupuk rasa persaudaraan antar instansi yang terlibat dalam kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Sinergitas dengan Lapas kelas IIA Lhoksemawe. Kepala Lapas kelas IIB Idi Heriyanto Syafrie diwakili oleh KPLP Arif Budiman menyampaikan kepada para pemain untuk selalu menjunjung tinggi sportifitas dalam bermain demi menjaga nama baik instansi serta berharap kepada para pemain agar tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatannya. Setelah melalui laga yang penuh semangat dan berusaha bertahan kedua tim saling baik’ bermain dan berlaga namun demikian akhirnya Tim Lapas kelas IIA Lhoksemawe berhasil menaklukkan Tim Lapas kelas IIB Idi dengan sekor 4-2. Sambutan dan kata-kata terima kasih juga disampaikan oleh kepala Lapas kelas IIA Lhoksemawe Irhamuddin A.Md,,IP, SH.,,MH atas Undangan Kalapas kelas IIB Idi Heriyanto Syafrie dalam kegiatan olahraga pertandingan persahabatan Sepak bola Mini Soccer di Aceh Timur. Zainal
Aceh

ACEH TIMUR, Sinarsergai.com-Kepala Lapas Idi Kelas IIB Pemasyarakatan…