El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi – Laman 2 – Sinarsergai
Daerah

El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi

×

El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi

Sebarkan artikel ini

Karakter inilah yang membuat banyak kalangan menilai El sebagai figur muda dengan jiwa patriotik dan nasionalisme yang kuat. Ia tidak mengejar tepuk tangan publik, tetapi lebih memilih hasil nyata.

Bahkan, tidak sedikit agenda-agenda diskusi strategis, silaturahmi, hingga pembahasan isu-isu aktual yang membutuhkan respons cepat dilakukan dengan dukungan pribadinya.

Di luar agenda rutin yang dibiayai Badan Kesbangpol Sumut, El Adrian Shah kerap mengambil peran sebagai fasilitator berbagai pertemuan FKDM.

Ia bukan hanya menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan jejaring sosialnya, tetapi juga tidak segan mengeluarkan dukungan materi agar forum-forum strategis tetap berjalan.

Baginya, stabilitas daerah adalah investasi sosial yang jauh lebih penting daripada sekadar pencitraan sesaat. Ketika masyarakat hidup tenang, pembangunan berjalan baik, dan pemerintah dapat bekerja dengan lancar, itulah keberhasilan yang sesungguhnya.

Komitmen itu kembali terlihat pada Rabu (22/4/2026), ketika El Adrian Shah memfasilitasi pertemuan silaturahmi anggota dan pengurus FKDM Sumut di salah satu restoran ternama di Kota Medan.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut, Dr H Mulyono, serta dipimpin Ketua FKDM Sumut, Assoc. Prof. Dr. H. Ismail Efendy, M.A.

Dalam kesempatan itu, Mulyono memberikan apresiasi tinggi terhadap peran FKDM yang dinilainya sangat membantu pemerintah daerah menjaga Sumatera Utara tetap kondusif, terutama dalam setahun terakhir.

Menurut Mulyono, FKDM adalah forum yang bekerja dalam sunyi. Ketika situasi daerah aman dan tenang, forum ini jarang terlihat dan jarang disebut. Namun justru di situlah keberhasilannya.

“FKDM ini ibarat bekerja dalam sunyi. Kalau daerah kondusif, mereka tidak banyak dibicarakan. Tapi kalau ada persoalan, barulah orang bertanya, di mana FKDM. Padahal keberhasilan menjaga ketenangan itu adalah kerja besar yang tidak selalu tampak,” ujar Mulyono.

Pernyataan itu seakan menggambarkan sosok El Adrian Shah sendiri—seorang patriot sipil yang memilih berdiri di belakang layar, bekerja tanpa banyak suara, namun nyata menjaga Sumatera Utara tetap berdiri tegak dalam suasana damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *