Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Sementara itu, Kapolsek Martoba AKP Martua Manik juga belum memberikan keterangan resmi saat dimintai tanggapan.
Desakan kepada Polres Pematangsiantar terus menguat. Warga meminta adanya tindakan nyata, seperti razia rutin dan pengawasan ketat di lokasi tersebut. “Bila perlu razia seminggu tiga kali dan Polsek Martoba diminta menempatkan personelnya untuk mengawasi,” ujar seorang warga. Masyarakat berharap laporan ini menjadi perhatian serius agar penegakan hukum dapat berjalan tegas dan transparan tanpa pandang bulu.(rit/rel)













