Ia berharap kepengurusan baru dapat membangun organisasi yang lebih profesional, solid, dan memiliki visi yang sama dalam mengembangkan media siber yang berkualitas.
“Seluruh anggota harus memiliki satu visi, satu arah, dan satu tujuan. Produk jurnalistik harus tetap mengedepankan profesionalisme sehingga organisasi semakin kuat dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Erris juga mendorong seluruh anggota SMSI untuk terus membenahi media masing-masing agar memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers. Menurutnya, proses verifikasi media saat ini lebih mudah dibandingkan sebelumnya sehingga harus dimanfaatkan oleh seluruh anggota.
Ia mengatakan SMSI Sumut siap membantu proses pendataan dan verifikasi media anggota ke Dewan Pers, termasuk melalui pelatihan dan workshop mengenai pengelolaan media sesuai standar jurnalistik.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menurutnya, saat ini tersedia jenjang kompetensi mulai dari tingkat Muda, Madya hingga Utama yang dapat dimanfaatkan insan pers untuk meningkatkan profesionalisme.
Bupati Sergai dalam arahan dan bimbingan menyampaikan apresiasi atas terselengaranya Muskab ke 1 SMSI Sergai sebagai bagian dari proses organsiasi demokrasi dan tanggungjawab. Pergantian kepengurusan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Hal ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas, dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan agar organisasi semakin maju dan profesional.
Selanjutnya kata Akmal, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada kepengurusan SMSI Sergai periode 2022–2025 di bawah kepemimpinan sebelumnya yang telah memberikan kontribusi dalam menjaga iklim informasi yang positif dan konstruktif di Sergai.
Bupati berharap, melalui Muskab 1 ini, SMSI Sergai dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah, solid, dan mampu membawa organisasi menjadi wadah media Siber yang profesional serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.













