Melainkan ketika mereka dapat segera memeluk keluarga, membawa pulang kemabruran tanpa harus kembali dipertemukan dengan kelelahan yang sebenarnya masih bisa dihindari.
Di situlah makna sesungguhnya dari jawaban “tidak” yang selalu membuat Zulkifli Sitorus tersenyum puas. Sebuah penolakan yang bukan mencerminkan kekecewaan, melainkan menjadi indikator bahwa pelayanan telah benar-benar berpihak kepada jamaah.
Bagi PPIH Debarkasi Medan, jawaban itu bukan sekadar respons spontan, melainkan suara hati jamaah yang menegaskan bahwa inovasi “Anti Letih Jamaah Haji” telah menjawab kebutuhan mereka: pulang lebih cepat, lebih nyaman, dan segera berkumpul kembali dengan keluarga tercinta (*zulfikar tanjung bersertifikat wartawan utama dewan pers)*













