Lebih lanjut, Pj Sekdaprovsu menilai kegiatan yang diinisiasi DHD 45 Sumut memiliki nilai edukatif sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme. Menurutnya, kegiatan tersebut mengingatkan generasi muda bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan yang berat sehingga semangat patriotisme perlu terus ditumbuhkan, khususnya di Sumatera Utara.
Sementara itu, Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) Muhammad Hasyim menjelaskan bahwa Lapangan Merdeka dan kawasan titik nol Kota Medan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki nilai historis dalam perjalanan perjuangan bangsa.
Ia mengungkapkan bahwa di Lapangan Merdeka inilah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pertama kali dibacakan di Sumatera Utara oleh gubernur pertama Sumut, Tengku Muhammad Hasan, yang saat itu didampingi seorang pemuda bernama Ahmad Tahir, yang kemudian mengakhiri karier militernya dengan pangkat Letnan Jenderal (Purn). Karena itu, kawasan tersebut menjadi salah satu saksi sejarah perjuangan rakyat Kota Medan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.
Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Sumatera Utara Hatunggal Siregar menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Semarak HUT RI yang digagas DHD 45 Sumut menjelang peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang.
Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan bangsa, terlebih dengan adanya parade sepeda ontel yang menjadi simbol perjuangan masa lalu. Ia berharap semangat pantang menyerah para pahlawan juga dapat menjadi motivasi bagi para atlet Sumatera Utara untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan Indonesia.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Paripurna DHD 45 Sumut Herry Lontung Siregar menegaskan bahwa organisasinya terus berperan aktif dalam memeriahkan sekaligus mengenang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap semangat juang 1945 tetap tumbuh dan menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju.
Rangkaian kegiatan Semarak HUT RI ke-81 tidak hanya diisi dengan parade sepeda ontel yang diikuti ratusan peserta dari berbagai komunitas dan dilepas langsung oleh Pj Sekdaprovsu. Acara juga dimeriahkan dengan senam massal, pembagian hadiah lucky draw, pertunjukan freestyle soccer, serta teatrikal perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda.













