Riduwan menjelaskan, rangkaian perlombaan akan berlangsung selama tiga hari dengan mempertandingkan sejumlah kategori, yakni tari daerah Sumatera Utara, lomba azan, dan peragaan busana (fashion show) muslim.
Peserta berasal dari kalangan pelajar sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Serdang Bedagai.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat karakter dan kecintaan terhadap budaya daerah.
Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan, agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika, pergaulan bebas, dan berbagai pengaruh negatif lainnya.
Sementara itu, Pemimpin Media Online Sinarsergai.com, Zuhari, mengungkapkan bahwa perjalanan media yang dipimpinnya hingga memasuki usia 11 tahun bukanlah sesuatu yang mudah. Berbagai tantangan telah dilalui, namun semangat untuk tetap hadir memberikan informasi dan berkontribusi bagi masyarakat terus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran redaksi.
“Alhamdulillah, di usia ke-11 ini kami kembali dapat melaksanakan kegiatan peringatan hari jadi Sinarsergai.com. Konsepnya sederhana, tetapi kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda,” ujar Zuhari.
Ia menegaskan, perlombaan yang diselenggarakan bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan potensi, dan penanaman nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak dini.
Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk berkarya, mengenal kebudayaan daerah, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun kepercayaan diri. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Bagi kami, membangun daerah tidak cukup hanya melalui pemberitaan. Media juga harus berupaya menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Kami ingin anak-anak memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan, sementara masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk tumbuh melalui semangat kebersamaan,” tuturnya.














