GASAK Datangi Kantor Bupati Dan Kajari Asahan Minta Hapus Korupsi – Sinarsergai
Blog

GASAK Datangi Kantor Bupati Dan Kajari Asahan Minta Hapus Korupsi

×

GASAK Datangi Kantor Bupati Dan Kajari Asahan Minta Hapus Korupsi

Sebarkan artikel ini

ASAHAN, Sinarsergai.com – Puluhan Pemuda Asahan yang Tergabung dalam Gerakan Anak Sumatera Anti Kedzaliman (GASAK) gelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Asahan dan Bupati Asahan,Jumat (2/9/2022).

Puluhan pemuda itu datang dengan berpenampilan unik seperti Ninja Hatori yang ada di film dengan mengenakan Sarung Kain untuk menutupi wajah. Kordinator Aksi Dicky Erianda mengatakan bahwa penampilan yang dilakukan itu sebagai tamparan keras kepada oknum pejabat Kabupaten Asahan yang diduga menjadi tikus-tikus koruptor di Asahan.

“Setahu kami maling itu menutup wajah seperti ini, tapi hari ini kami menilai Maling itu berdasi dan pakaian rapi seperti oknum pejabat di Asahan,”ujar Dicky Erianda.

Ia juga mengatakan bahwa hari ini pihaknya mendesak Kajari Asahan agar usut tuntas serta tindak perbuatan korupsi di Kabupaten Asahan terutama kegiatan HUT Asahan ke -74 tahun 2020 dengan pagu anggaran sekitar Rp 600 Juta namun kegiatan tersebut tidak terjalan sebagai mestinya.

“Namun kami baca di LPSE Asahan bahwa kegiatan tersebut ditender kan, namun diduga kuat kegiatan itu tidak terlaksana dan uangnya sudah diterima oleh pihak perusahaan untuk melaksanakan kegiatan tersebut,”cetus Kordinator Aksi.

Tidak terlaksananya kegiatan HUT Asahan ke-74 itu, maka seharusnya uang dikembalikan ke dinas terkait, dimana dalam hal ini Dinas Koperindag Asahan menjadi instansi terkait. Sementara informasi yang beredar, uang tersebut tidak dikembalikan. Nah, kami menduga dana tersebut tidal dikembalikan lagi.

Tak hanya itu,massa meminta Kajari Asahan segera periksa Bupati Asahan terkait Handpone yang seharga Rp 36 juta rupiah yang diketahui miliknya dimana itu merupakan dugaan gratifikasi.

“Kemarin Handpone tersebut dikabarkan hilang dan berhasil diamankan pelakunya,namun kami berharap Kajari harus periksa Bupati Asahan sebab dengan harga Handpone tersebut yang sangat tinggi maka adanya dugaan gratifikasi yang dilakukan”katanya.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa akhirnya pihak Kejaksaan Negeri Asahan diwakili oleh Kasi Intel J.Manalu,mengatakan bahwa akan menindak segala bentuk laporan masyarakat terkhusus tindakan Korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *