MEDAN, Sinarsergai.com— Antusiasme masyarakat untuk berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Memasuki hari keempat Ramadan 1447 H, Minggu (22/2/26), jumlah jamaah yang hadir diperkirakan menembus angka 1.000 orang lebih—melampaui ekspektasi Badan Kenaziran.
Sekretaris Badan Kenaziran Masjid Agung Medan, H. Yuslin Siregar, bersama salah seorang donatur, H. Suhardi—pemilik Aroma Bakery—turun langsung menyambut kedatangan para jamaah.
Meskipun jumlah kehadiran di atas perkiraan awal, namun seluruh jamaah tetap terlayani dengan baik.
Para donatur antara lain H. Musa Idishah atau Dodi (Bendahara Kenaziran), H. Indra Utama, H.T. Soelaiman, H. Yuslin Siregar (Sekretaris), H.T. Dzulmi Eldin, H Suhardi SE Aroma, Aldi Subartono, H Chandra Lubis ALS dan Azis Balatif, bersyukur atas antusias jamaah.
Pada kesempatan ini Imam Besar Masjid Agung Medan H.M. Syukur Siregar, M.Pd., Alhafidz, yang juga pimpinan Pesantren Tahfidzul Quran Alchoiriyah didampingi muazin Ustadz H. Zulhendri Tampubolon memimpin doa.
Sejak sore hari, lantai dasar (ground floor) masjid yang megah dan luas itu telah dipadati jamaah. Setiap sudut ruangan terisi penuh, nyaris tanpa ruang kosong.
Namun demikian, suasana tetap tertib, rapi, dan teratur. Para petugas telah menyiapkan tempat berbuka secara sistematis, sehingga jamaah duduk bersila berbaris dengan baik, menciptakan pemandangan religius yang khidmat dan penuh kebersamaan.
Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Medan, tetapi juga dari sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Mereka datang bersama keluarga, menjadikan Masjid Agung sebagai tujuan utama berbuka puasa di bulan suci ini.
Lonjakan jumlah kehadiran pada hari keempat ini menjadi indikator kuat tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap masjid kebanggaan Sumut tersebut.
H. Suhardi pada kesempatan itu turut membawa tambahan 200 paket bubur dan mi untuk berbuka. Kontribusi tersebut memastikan seluruh jamaah yang hadir memperoleh makanan dan minuman berbuka secara merata.













