El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi – Sinarsergai
Daerah

El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi

×

El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi

Sebarkan artikel ini

El Adrian Shah, Patriot Sipil dan Fasilitator FKDM yang Memilih Bekerja dalam Sunyi

MEDAN, Sinarsergai.com – Di tengah kecenderungan banyak tokoh muda berlomba mencari panggung popularitas, sosok El Adrian Shah, SE, MPI justru memilih jalan berbeda.

Mantan Ketua KNPI Sumatera Utara itu lebih senang bekerja dalam senyap, membangun ruang-ruang kondusif bagi masyarakat, dan mengambil peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah tanpa harus menonjolkan diri.

Julukan “sahabat semua golongan” yang melekat padanya bukan hadir tanpa alasan. Di tengah kesibukannya sebagai tokoh muda dan pengusaha, El Adrian Shah selama hampir empat tahun terakhir konsisten bergabung dan aktif sebagai anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sumatera Utara, sebuah forum resmi bentukan pemerintah yang memiliki fungsi strategis sebagai mitra deteksi dini terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan sosial kemasyarakatan.

FKDM sendiri kerap disebut sebagai “intelijen sipil” pemerintah daerah. Forum ini bertugas membaca denyut kehidupan masyarakat, memetakan potensi konflik, hingga memberikan masukan strategis kepada pemerintah agar persoalan tidak berkembang menjadi gejolak yang lebih besar. Dalam ruang inilah, El Adrian Shah memilih mengabdi.

Menariknya, ketika bergabung dengan FKDM, El Adrian Shah masih menjabat sebagai Ketua KNPI Sumut. Di tengah posisi strategis itu, ia tidak menjadikan FKDM sebagai panggung politik, melainkan sebagai ruang pengabdian yang nyata.

Ia hadir bukan untuk mencari sorotan, tetapi untuk memastikan Sumatera Utara tetap berada dalam suasana aman, damai, dan kondusif.

Bagi El, menjaga stabilitas daerah bukan hanya tugas aparat keamanan atau pemerintah semata.

Menurutnya, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, hingga pelaku usaha memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk menjaga ketenangan sosial.

“Kadang orang hanya melihat ketika ada persoalan besar. Padahal menjaga agar persoalan itu tidak terjadi jauh lebih penting. Di situlah FKDM bekerja, sering kali tanpa diketahui banyak orang,” ujar salah seorang pengurus FKDM Sumut yang mengenal dekat kiprah El Adrian Shah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *