SERGAI, Sinarsergai.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memfasilitasi kegiatan Kaderisasi Ekonomi Syariah Generasi Muda Sergai Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Management UMKM Syariah Sergai sebagai upaya membangun generasi muda yang mandiri, produktif dan memiliki semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai syariah.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Dambaan, Alun-Alun Sergai, Kecamatan Sei Rampah, Sabtu (5/9/2026).
Kaderisasi Ekonomi Syariah Generasi Muda Sergai 2026 diikuti puluhan peserta yang terdiri dari kalangan pemuda, masyarakat hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan pengkaderan secara resmi dibuka oleh Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, S.E.
Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan bahwa kaderisasi ekonomi syariah bukan sekadar kegiatan pelatihan maupun pertemuan biasa. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik dalam membangun perekonomian.
Baca juga: TBS Sawit, Sumber PAD yang Belum Tergali di Aceh Timur
“Pembangunan ekonomi bukan hanya berbicara tentang bagaimana memperoleh keuntungan semata. Namun, kita juga ingin generasi muda kita memahami pentingnya keberkahan, keadilan dan kejujuran dalam menjalankan sebuah usaha,” ujar Darma Wijaya.
Ia mengapresiasi gagasan yang diinisiasi oleh Drs. H. M. Tamlih Nasution, S.E. atau yang akrab disapa Buya Tamlih bersama Ketua SMSI Sergai, Zuhari, dalam membangun pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya ekonomi dan UMKM berbasis syariah.
Menurut Darma Wijaya, pola pikir dalam membangun usaha harus diarahkan tidak hanya untuk mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan keberkahan serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Bupati kemudian menyoroti pola pikir sebagian generasi muda, khususnya mereka yang baru menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.














