Dari Pencari Kerja Jadi Pencipta Lapangan Kerja, Pesan Darma Wijaya untuk Generasi Muda Sergai – Laman 3 – Sinarsergai
Daerah

Dari Pencari Kerja Jadi Pencipta Lapangan Kerja, Pesan Darma Wijaya untuk Generasi Muda Sergai

×

Dari Pencari Kerja Jadi Pencipta Lapangan Kerja, Pesan Darma Wijaya untuk Generasi Muda Sergai

Sebarkan artikel ini
Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat membuka kegiatan Kaderisasi Ekonomi Syariah Generasi Muda Sergai tahun 2026 di Pendopo Dambaan Alun-Alun Sergai, Kecamatan Sei Rampah, Sabtu (5/9/2026). (Doc-ist)

 

“Kalau jalan sudah bagus, masyarakat lebih senang dan ringan untuk keluar. Ketika masyarakat keluar dan beraktivitas, tentu usaha-usaha UMKM akan semakin ramai. Dari situlah ekonomi masyarakat bisa terus berputar,” tambahnya.

Baca juga: Curi Ikan Koi, Dua Terduga Pelaku Diamankan Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa

Darma Wijaya berharap melalui kegiatan Kaderisasi Ekonomi Syariah Generasi Muda Sergai 2026, generasi muda semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan membangun usaha yang produktif.

 

“Saya berharap generasi muda semakin semangat dalam meningkatkan dan mengembangkan UMKM. Begitu juga para pelaku UMKM yang sudah berjalan, semoga usahanya semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog yang dipimpin langsung oleh Management UMKM Syariah Sergai, Drs. H. M. Tamlih Nasution, S.E., yang akrab disapa Buya Tamlih.

 

Dalam kesempatan tersebut, Buya Tamlih memperkenalkan salah satu karyanya yang membahas tentang pembangunan perekonomian umat bertajuk “Napak Tilas dan Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Membangun Perekonomian Umat.”

 

Di hadapan para peserta, khususnya generasi muda, Buya Tamlih menjelaskan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun perekonomian umat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan maupun pembangunan pasar.

 

Menurutnya, Rasulullah SAW membangun fondasi perekonomian umat melalui berbagai aspek kehidupan, termasuk membangun kemandirian, memperkuat persaudaraan, mengangkat derajat masyarakat miskin serta mendorong umat agar terbebas dari kebodohan.

 

“Perekonomian yang dibangun Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang pasar dan perdagangan. Rasulullah juga berjuang melawan kemiskinan dan kebodohan. Karena umat yang kuat secara ekonomi harus dibarengi dengan ilmu pengetahuan, akhlak dan keimanan yang kuat,” jelas Buya Tamlih dalam dialog tersebut.

Baca juga: Mewakili Ketum Komnas PA, LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan Asal Dairi di RS Haji Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *