BINJAI,Sinarsergai.com – Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Sumatera Utara Abidin Zaini Sembiring menduga ada pihak ketiga dalangi kerusuhan di tanah milik kelompok tani Mekar Jaya, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Provinsi Sumatra Utara.
Pasalnya, sudah 20 Tahun Kelompok Tani Mekar Jaya menduduki tanah perjuangan, kenapa baru sekarang diributkan dan ada korban penembakan menggunakan senjata senapan angin terhadap
anggota kelompok tani Mekar Jaya bernama Aladin Barus. Dimana, Aladin menjadi salah satu korban dalam insiden kerusuhan yang terjadi di lahan Bhakti Karya, Binjai Selatan, beberapa waktu lalu.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan korban dengan Nomor SPKT Polres Polisi nomor : LP/B/857/X/2022/SPKT/POLRES BINJAI.
Tidak hanya itu saja, pembakaran rumah milik warga bernama Doni Irwansyah Sitepu alias Iwan diduga dibakar oleh sekelompok pihak ketiga, di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, pada 17 Agustus 2022 lalu.
Lebih parahnya lagi, kerusuhan kembali melempari batu dan menembaki kelompok tani Mekar Jaya dengan menggunakan senapan angin ke arah mobil Suzuki Eskudo yang ditumpangi Iwan saat hendak pulang usai melihat rumahnya yang dibakar.
Kejadian ini sudah dilaporkan sesuai laporan polisi nomor : LP/B/690/VIII/2022/SPKT/ Polres Binjai/Polda Sumatera Utara, tanggal 17 Agustus 2022 lalu.
” Sudah 20 Tahun Masyarakat menduduki lahan di Kelurahan Bhakti Karya seluas lebih kurang 600+ Hektar. Di tahun 2007 Legalitasnya juga jelas sudah menjadi Koperasi Kelompok Tani Mekar Jaya yang mana sudah di akui Negara, intinya 15 Tahun ini semua legalitasnya lengkap kenapa ada dalang dalam kerusuhan ini dan ada apa ini,” terang Zaini Sembiring.
” Sebanyak 446 Kepala Keluarga (KK) anggota didalam kelompok tani mekar jaya. Jadi harapannya saya selaku Ketua FRB-SU meminta kepada pihak Penegak Hukum agar menindak tegas pelaku pembakaran rumah petani, penembakan menggunakan senapan angin, serta kriminalisasi lainnya kepada petani kelompok Mekar Jaya, Kelurahan Bhakti Karya,”tambah Zaini Sembiring kepada Wartawan, Kamis (13/10/2022).





