SAMOSIR,Sinarsergai.com – Bupati Vandiko Timotius Gultom mengusulkan pembukaan jalur penyeberangan yang menghubungkan kawasan Kabupaten Samosir dengan Tongging di Kabupaten Karo saat bertemu Menteri Perhubungan RI Dudi Purwagandhi di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Vandiko hadir bersama Bupati Karo dan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Samosir, Laspayer Sipayung. Rombongan diterima langsung oleh Menteri Perhubungan yang didampingi jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Vandiko menjelaskan, pembukaan jalur penyeberangan yang menghubungkan kawasan Pulau Samosir dengan Tongging dinilai sangat strategis untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan akses wisata di kawasan Danau Toba.
“Konektivitas jalur danau ini sangat efektif untuk membuka akses yang lebih luas menuju Samosir maupun sebaliknya. Ini bukan hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba,” ujar Vandiko.
Menurutnya, jalur penyeberangan tersebut dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, keberadaan jalur ini juga diharapkan memperkuat sinergi pengembangan destinasi wisata antara wilayah Samosir dan Tanah Karo.
Selain mengusulkan pembukaan jalur penyeberangan, Vandiko juga menyerahkan proposal dukungan sarana dan prasarana transportasi kepada Menteri Perhubungan. Proposal tersebut mencakup pengadaan alat pengujian kendaraan bermotor, lampu penerangan jalan umum (LPJU), rambu petunjuk pendahulu jalan (RPPJ), rambu larangan dan peringatan, bus perintis, alat keselamatan transportasi danau, hingga pembangunan dermaga di sejumlah objek wisata.
“Kami berharap dukungan Kementerian Perhubungan untuk memperkuat aspek keselamatan dan pelayanan transportasi di Samosir. Dengan infrastruktur yang memadai, kenyamanan dan keamanan masyarakat serta wisatawan dapat lebih terjamin,” kata Vandiko.
Ia menambahkan, penguatan sektor transportasi merupakan salah satu kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di kawasan destinasi pariwisata prioritas nasional Danau Toba.











