MEUREUDU, Sinarsergai.com-Komitmen untuk memperluas jangkauan layanan pemasyarakatan di wilayah Aceh terus dipacu. Terbaru, jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh melakukan langkah konkret dengan meninjau langsung lahan negara yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (03/03/2025).
Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yusrizal, bersama Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi (RB) Kanwil Aceh. Langkah strategis ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sigli beserta jajarannya yang turut mendampingi proses pengecekan di lokasi.
Yusrizal, menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya jemput bola untuk mempercepat kehadiran layanan Bapas di wilayah Pidie Jaya.
“Pembangunan Bapas ini adalah kebutuhan mendesak untuk memastikan pelayanan pembimbingan kemasyarakatan lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap jengkal lahan yang akan digunakan benar-benar siap secara administrasi dan teknis agar tidak ada kendala di kemudian hari,” ujar Yusrizal saat memberikan keterangan di lokasi.
Lahan yang menjadi titik fokus pembangunan ini terletak di kawasan strategis dengan luas mencapai kurang lebih 2.996 M2, area ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kantor Bapas yang representatif bagi masyarakat Pidie Jaya dan sekitarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Sigli, Abdul Hamid yang turut mendampingi proses pengecekan, menyampaikan optimisme serupa terkait prospek lahan tersebut. “Kami melihat aksesibilitas lahan ini sangat memadai. Berada tepat di jalur utama akan memudahkan mobilitas petugas maupun masyarakat yang memerlukan pendampingan. Ini adalah langkah awal yang positif bagi penegakan hukum di wilayah ini,” jelas karutan.
Kegiatan ini dilakukan untuk memverifikasi kondisi fisik tanah, kepastian batas-batas wilayah, hingga aksesibilitas menuju lokasi. Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, lahan tersebut saat ini berada dalam kondisi terbuka dan sangat layak untuk segera ditindaklanjuti ke tahap perencanaan teknis.











