MEDAN,Sinarsergai.com – Sepekan menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, aktivitas ekonomi di Pasar Pusat Pasar Medan mulai menunjukkan lonjakan signifikan, Jumat (13/3/2026).
Ribuan masyarakat tampak memadati pasar kebanggaan warga Medan tersebut untuk memburu berbagai kebutuhan lebaran, mulai dari pakaian, kue kering, hingga perlengkapan rumah tangga. Kondisi ini turut memicu menjamurnya pedagang musiman yang menggelar lapak di area-area strategis, termasuk di akses pintu masuk Sky Cross.
Fenomena tahunan ini menjadi sinyal positif bangkitnya ekonomi kerakyatan, tetapi sekaligus menjadi tantangan bagi manajemen PUD Pasar Medan dalam menjaga kenyamanan dan aksesibilitas pengunjung.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, keramaian mulai terasa sejak pagi hari. Area Sky Cross yang menjadi salah satu gerbang utama pergerakan pengunjung, kini dipenuhi oleh pedagang musiman yang menjajakan gorden, sandal, hingga aneka kue Lebaran.
Keberadaan pedagang musiman ini di satu sisi membawa berkah bagi perputaran uang di pasar, namun di sisi lain mulai dikeluhkan karena mengganggu kelancaran arus masuk dan keluar. Banyak lapak yang digelar tepat di area tangga dan pintu masuk, sehingga mempersempit ruang gerak pengunjung yang membeludak. “Agak payah juga mau masuk gegara di tangga ini banyak orang jualan,” kata seorang wanita yang ingin berbelanja.
Pasar tradisional adalah denyut nadi kehidupan warga Medan, terutama di momen sakral seperti menjelang Idulfitri. Kesuksesan ekonomi di pasar bukan hanya diukur dari besarnya transaksi, melainkan juga dari rasa nyaman dan aman yang dirasakan setiap pengunjung. (rel/tim)













