Bertemu Kementan, STN Sampaikan Gagasan Penguatan Ekosistem Pertanian Nasional – Laman 2 – Sinarsergai
Nasional

Bertemu Kementan, STN Sampaikan Gagasan Penguatan Ekosistem Pertanian Nasional

×

Bertemu Kementan, STN Sampaikan Gagasan Penguatan Ekosistem Pertanian Nasional

Sebarkan artikel ini

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Tani PP STN Rinaldi mendapat kesempatan memaparkan sejumlah pandangan dan rekomendasi terkait pembangunan pertanian, termasuk masukan terhadap program Brigade Pangan.

Rinaldi menilai Brigade Pangan merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk membangun sumber daya manusia pertanian, terutama dengan melibatkan generasi muda dalam pengelolaan sektor pangan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pembangunan pertanian tidak cukup hanya mengandalkan penyediaan lahan.

Menurutnya, petani juga membutuhkan dukungan teknologi modern yang terjangkau, akses permodalan, pendampingan usaha, serta kepastian distribusi hasil panen.

“Persoalan petani saat ini tidak berdiri sendiri. Ada persoalan akses lahan, teknologi, modal, hingga pemasaran. Karena itu, pembangunan pertanian harus dilihat sebagai satu ekosistem yang saling terhubung,” kata Rinaldi.

Ia menambahkan, konsep pertanian kolektif yang didukung teknologi modern perlu terus diperkuat karena dapat meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas petani.

Menurut dia, pendekatan tersebut juga sejalan dengan semangat yang sedang dibangun melalui program Brigade Pangan.

Dalam kesempatan itu, STN juga memperkenalkan gagasan Social Agribusiness Operator (SAO) sebagai model kemitraan yang dapat membantu mengintegrasikan berbagai komponen pembangunan pertanian dari hulu hingga hilir.

Melalui konsep tersebut, STN menawarkan peran sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasinya di tingkat lapangan.

Organisasi itu berharap dapat berkontribusi dalam memastikan program-program pertanian berjalan lebih efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan petani.

“STN ingin menjadi bagian dari solusi. Kami tidak hanya melihat persoalan di lapangan, tetapi juga ingin ikut memastikan bahwa kebijakan yang dibuat pemerintah dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi petani,” ujar Rinaldi.

Sementara itu, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian Dyah Susilokarti menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan STN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *