Medan, Sinarsergai.com – Pengadilan Negeri Medan menggelar sidang perdana perkara judi online dengan terdakwa belasan orang Anggota Judi Online milik Joni alias Apin BK.
Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Medan secara online diketuai Majelis Hakim, Dahlan Tarigan, Selasa (24/01/23).
Saat dikonfirmasikan kepada Penuntut Umum, Rahmi membenarkan bahwa kelima belasan orang tersebut telah menjalani sidang perdana.
“Benar tadi pagi, sidangnya telah berlangsung,” ujar Rahmi sembari menerangkan bahwa terdakwa tidak mengajukan keberatan atau eksepsi.
Dilanjutkan pada pekan depan sidangnya untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi.
Sebelumnya, berdasarkan Sipp PN Medan belasan tersangka dalam berkas terpisah telah ditunjuk tiga Jaksa penuntut umum, diantaranya Sri Delyanti, Rahmi Safrina dan Randi, yang diagendakan pada 24 Januari 2023, persidangan digelar.
Adapun belasan terdakwa, yakni Hendra Alias Akiet, Michael Lasmana, Eric William, Fitria Dewi Adiningsih alias Dewi, Balqis Diansyah, Yulias Astuti, Sahat Parmoduan Sinurat, Farhan Fahrezi Dalimunthe, Reval Aditya, M Ronaldo Millen, Rudi Kurniawan, M Alamsyah dan Niko Prasetya, dimana berkas dilakukan secara terpisah.
Bahwa pada bulan Maret 2022 para terdakwa bekerja sebagai Marketing judi onlinewebsite www.tigerbet888.com dan www.pitbull777.com milik WILLY (Belum tertangkap/DPO) di Gedung Warna Warni Lantai 2 ruang 2 yang beralamat di Komplek Cemara Asri Jalan Boulevard Raya Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang tepatnya di lantai 2 milik saksi JONI Als APIN BK (dilakukan penuntutan secara terpisah) menyediakan ruangan di lantai 2 dan Lantai 3 Gedung Cafe Warna Warni dan menyediakan server / provider yaitu : zoom engine, infiny dan plaza yang digunakan oleh pemilik website serta menjamin keamanan ditempat tersebut.
Bahwa server yang digunakan untuk mengoperasikan perjudian online www.tigerbet888.com dan www.pitbull777.com di lantai 2 ruang 2A adalah zoom engine dan dengan biaya penggunaan ruangan Lt 2 Ruang 2A Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) perbulan yang diterima oleh orang kepercayaan saksi JONI Als APIN BK bernama DIDI (Belum tertangkap/DPO) dimana saksi JONI Als APIN BK juga menerima komisi/keuntungan 20% dari kekalahan pemain.





