MEDAN, Sinarsergai.com – Memgutip editorial Mimbar Umum 24 Juni 2026 tergambat tentang kepercayaan kepada Ainul dan Fuad Ghazalie Damanik dapat menndukung sukses Program Bobby Nasution.
Dalam sebuah organisasi, setiap keputusan simbolik sering kali menyimpan pesan yang lebih besar daripada yang tampak di permukaan.
Demikian pula ketika Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, memberikan kepercayaan kepada Kepala UPTD Samsat Medan Utara Muhammad Ainul Hafis dan Kepala UPTD Samsat Medan Selatan Fuad Ghazalie Damanik untuk mewakili seluruh UPTD melakukan pengundian hadiah Gebyar Pajak Sumut di hadapan para pejabat, unsur Forkopimda, dan ratusan peserta yang hadir.
Keputusan itu bukan sekadar soal siapa yang mengambil nomor undian, melainkan mengandung pesan tentang penghargaan terhadap kinerja.
Dalam sebuah acara yang sarat simbol dan perhatian publik, pemilihan wakil tentu bukan tanpa pertimbangan.
Ainul Hafis dan Fuad Ghazalie Damanik dipercaya berdiri di panggung mewakili seluruh jajaran UPTD Bapenda Sumut. Pilihan itu menjadi perhatian banyak hadirin yang mengikuti jalannya pengundian.
Sejumlah peserta menilai keputusan tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Medan Utara dan Medan Selatan selama ini dikenal sebagai dua unit pelayanan dengan basis wajib pajak kendaraan bermotor terbesar di Sumatera Utara.
Kedua wilayah itu juga menjadi tulang punggung penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) karena melayani kawasan dengan populasi kendaraan yang sangat tinggi.
Karena itu, kepercayaan yang diberikan kepada kedua kepala UPTD tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap unit pelayanan yang selama ini memikul beban kerja paling besar.
Dalam organisasi modern, penghargaan semacam ini penting untuk membangun motivasi sekaligus menegaskan bahwa prestasi dan dedikasi memperoleh pengakuan dari pimpinan.
Lebih dari itu, langkah tersebut menunjukkan cara Sutan Tolang Lubis membangun budaya organisasi. Kepemimpinan bukan hanya diukur dari kemampuan melahirkan kebijakan, tetapi juga dari kecermatan memberikan ruang kepada jajaran yang telah bekerja di garis depan pelayanan publik.













