Angka Kematian jemaah asal Sumut termasuk yang paling rendah. Ini menunjukkan proses penetapan Istitho’ah sangat baik dan objektif sekaligus manasik kesehatan yg baik di Sumut.
Keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini dinilai tidak hanya memberikan kenyamanan bagi jamaah, tetapi juga memperkuat citra Sumatera Utara sebagai daerah yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional melalui kolaborasi lintas instansi.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, pemerintah kabupaten/kota, unsur TNI-Polri, petugas kesehatan, otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting di balik suksesnya operasional haji tahun ini.
Dengan berakhirnya kepulangan Kloter 17, seluruh rangkaian operasional haji Embarkasi/Debarkasi Medan Tahun 1447 Hijriah resmi ditutup. Keberhasilan tersebut menjadi catatan positif bagi Sumatera Utara, sekaligus memperlihatkan bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan memberi dampak positif terhadap citra daerah di tingkat nasional













