Aksi Maraton Kakanwil Ditjenpas Aceh Menyisir Lapas dan Rutan untuk wujudkan Pelayanan PRIMA – Sinarsergai
AcehDaerah

Aksi Maraton Kakanwil Ditjenpas Aceh Menyisir Lapas dan Rutan untuk wujudkan Pelayanan PRIMA

×

Aksi Maraton Kakanwil Ditjenpas Aceh Menyisir Lapas dan Rutan untuk wujudkan Pelayanan PRIMA

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH, Sinarsergai.com-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Aceh, Ramdani Boy, bergerak cepat melakukan aksi maraton kunjungan kerja dengan mengelilingi sejumlah Lapas dan Rutan di wilayah Aceh. Agenda monitoring, evaluasi, dan pengawasan intensif ini berlangsung mulai dari 18 hingga 22 Juni 2026.

 

Didampingi Kepala Bagian Tata Usaha & Umum, Yusrizal, serta Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Patnal, Edi Mulyono, Kakanwil turun langsung memastikan seluruh jajaran di daerah menjalankan fungsi pemasyarakatan dengan optimal, aman, dan tetap humanis.

 

Guna melihat langsung kondisi riil dan dinamika di lapangan, Ramdani Boy bersama tim menyambangi total 13 Satuan Kerja (Satker) dalam waktu yang sangat singkat. Rute perjalanan spartan ini menyisir Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Bapas Kelas I Banda Aceh, Lapas Kelas III Lhoknga, Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Lapas Kelas IIB Langsa, Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa, Lapas Kelas IIB Kualasimpang, Lapas Kelas IIB Kutacane, Lapas Kelas IIB Blangkejeren, Rutan Kelas IIB Takengon, Rutan Kelas IIB Bener Meriah, hingga berakhir di Lapas Kelas IIB Bireuen.

 

Dalam setiap persinggahannya, Kakanwil menyisir detail berbagai fasilitas vital, mulai dari mengecek higienitas area dapur demi kelayakan makanan, kualitas pelayanan publik, kondisi blok hunian, fasilitas klinik kesehatan, hingga program ketahanan pangan yang dikelola oleh warga binaan.

 

Ketegasan kunjungan maraton ini kian terasa saat Tim Satops Patnal Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh diterjunkan untuk menggelar razia insidentil secara mendadak di Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa. Tanpa kompromi, petugas menyisir kamar-kamar hunian dan menggeledah setiap sudut untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang sebagai komitmen nyata menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif.

 

Saat memberikan pengarahan kepada jajaran petugas di setiap Satker, Ramdani Boy melayangkan peringatan keras agar seluruh pegawai mempertebal integritas dan tidak tergiur oleh iming-iming atau bujuk rayu warga binaan. Ia menegaskan bahwa keberadaan handphone (HP) ilegal di dalam Lapas atau Rutan memiliki efek domino yang sangat merusak karena berpotensi besar menjadi alat pengendali jaringan narkoba serta penipuan siber seperti Love Scamming.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *