Selain itu, di berbagai negara maju lainnya, militer juga berperan dalam penanganan bencana, perlindungan infrastruktur vital, riset dan inovasi, serta peningkatan kapasitas nasional dalam menghadapi berbagai krisis.
Budhi juga menyoroti kontribusi militer terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di Amerika Serikat, militer secara rutin memberikan layanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Di Tiongkok, Tentara Pembebasan Rakyat pernah menjadi bagian penting dalam program pengentasan kemiskinan dan pembangunan daerah pedalaman. Sementara di India dan Brasil, militer turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.
Menurut Budhi, berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan pembangunan merupakan dua elemen yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
“Keamanan memberikan ruang bagi pembangunan untuk berjalan, sementara pembangunan yang berhasil akan memperkuat stabilitas dan ketahanan negara,” ujarnya.
Dalam konteks Indonesia, Budhi menilai TNI memiliki pengalaman historis yang khas. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga ikut berperan dalam berbagai program pembangunan nasional. Kontribusi tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, pengamanan wilayah perbatasan, penanganan bencana, penguatan ketahanan pangan, hingga membantu masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terisolasi.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh instrumen nasional. Dalam berbagai kondisi darurat, TNI dinilai memiliki kemampuan mobilisasi yang cepat, jangkauan operasional yang luas, serta kapasitas organisasi yang memungkinkan hadir langsung di tengah masyarakat.
Budhi menambahkan bahwa pengalaman menghadapi bencana alam, pandemi Covid-19, dan berbagai situasi darurat lainnya menunjukkan pentingnya peran tersebut dalam memperkuat ketahanan nasional.













